Perbankan

Kemenkeu Sebut Belanja Negara Capai Rp2.701,4 Triliun Pada 2025

Kemenkeu Sebut Belanja Negara Capai Rp2.701,4 Triliun Pada 2025
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati/Foto: Dok Setkab

JAKARTA, SUARAINVESTOR.COM-Pemerintah mengungkapkan bahwa alokasi Belanja Negara pada 2025 sebanyak Rp2.701,4 triliun. Adapun belanja pemerintah pusat ditujukan untuk mendukung program prioritas pembangunan seperti swasembada pangan, swasembada energi hingga program makan bergizi gratis. “Dengan belanja Rp2.701,4 triliun, belanja pendidikan mencapai Rp724,3 triliun,” kata Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati di Jakarta, Kamis, (12/12/2024).

Lebih lanjut Ani menjelaskan bahwa belanja pendidikan Rp724,3 triliun merupakan belanja tertinggi fungsi pendidikan di APBN. Sementara belanja kesehatan ditetapkan Rp218,5 triliun, perlindungan sosial mencapai Rp503,2 triliun dan untuk ketahanan pangan mencapai Rp144,6 triliun.

Sedangkan untuk program makan bergizi dialokasikan anggaran Rp71 triliun dan diharapkan dapat meningkatkan perekonomian di daerah dan terutama di desa-desa di dalam rangka untuk menyuplai kebutuhan program makan siang bergizi. “Dengan demikian, program makanan bergizi disertai dengan Dana Desa yang sebesar Rp70 triliun akan bisa menggerakkan desa dengan volume aktivitas dan volume uang yang meningkat,” jelasnya.

Selain itu, kata Menkeu, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan beberapa prioritas kegiatan 2025 seperti pemeriksaan kesehatan gratis yang dialokasikan dengan anggaran Rp3,2 triliun, renovasi sekolah sebesar Rp20 triliun, terbentuknya sekolah unggulan terintegrasi dengan anggaran Rp2 triliun.

Begitupun, lanjut Menkeu, serta terbangunnya Lumbung Pangan Nasional Daerah dan Desa dengan dana mencapai Rp15 triliun. “Untuk APBN 2025, transfer ke daerah mencapai Rp919,9 triliun. Ini tetap diarahkan agar terjadi sinkronisasi dan sinergi antara belanja pusat dan daerah sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan, pemerataan, dan pelayanan publik,” paparnya.

Adapun Pendapatan Negara dalam APBN 2025 ditargetkan sebanyak Rp3.005,1 triliun dan akan diwujudkan dengan cara salah satunya melakukan reformasi perpajakan.***

Penulis  : Eko Cahyono
Editor   : Eko Cahyono

BERITA POPULER

To Top