Industri & Perdagangan

Kemendag Dorong Proses Hukum Dugaan Gratifikasi Ekspor Migor

Kemendag Dorong Proses Hukum Dugaan Gratifikasi Ekspor Migor
Komoditi Minyak Goreng Kemasan Sempat Langka di sejumlah retail modern/Foto: Anjasmara

JAKARTA, SUARAINVESTOR.COM-Kementerian Perdagangan (Kemendag) mendukung langkah penegakan hukum terkait dugaan gratifikasi terhadap ekspor minyak goreng yang diungkap Kejaksaan Agung (Kejagung). Dengan begitu, Kemendag memastikan pelayanan publik terkait perizinan ekspor tidak akan terganggu dan berjalan normal. “Pelayanan perizinan ekspor berjalan normal dan tidak terganggu oleh adanya proses hukum yang saat ini sedang berjalan. Kemendag akan mendukung proses penegakan hukum sesuai dengan prosedur dan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” tegas Sekretaris Jenderal Kemendag Suhanto di Jakarta, Rabu (6/4/2022).

Menurut Suhanto, Mendag Muhammad Lutfi telah memberikan arahankepada seluruh pejabat di lingkungan Kemendag agar melakukan pelayanan dengan maksimal dan transparan.“Sejak awal, Mendag meminta seluruh jajarannya berkomitmen menghindari segala bentuk penyalahgunaan kewenangan dan proaktif terhadap penindakan pelanggaran prosedur. Para pegawai juga diminta menjalankan tugasnya sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku serta mengedepankan asas-asas umum pemerintahan yang baik,” tuturnya.

Sebelumnya dirilis, Kejagung meningkatkan status penanganan perkara dari penyelidikan ke penyidikan terkait kasus dugaan gratifikasi penerbitan persetujuan ekspor minyak sawit tahun 2021─2022. Kejagung menyebutkan ada dua perusahaan yang tidak sesuai persyaratan dan prosedur, justru mendapatkan fasilitas persetujuan ekspor. “Kendati demikian, masyarakat luas terutama aparat penegak hukum diharapkan tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah. Dengan demikian,kita tidak menghakimi seseorang sebelum terbukti kesalahannya,” pungkas Suhanto. ***

Penulis       :     A Rohman

Editor         :     Chandra

Print Friendly, PDF & Email
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

BERITA POPULER

To Top