Nasional

Jumat, Marzuki Ali Laporkan Pencatut Nama e-KTP Ke Bareskrim

JAKARTA – Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie mengatakan wajar namanya dikaitk-kaitkan dengan korupsi e-KTP, karena penyebutan nama Ketua DPR RI itu sudah menjadi kebiasaan selama ini. Seolah-olah Ketua DPR itu proyek. Dulu, dalam kasus pembangunan gedung olah raga Hambalang Sentul, Jawa Barat, dirinya disebut menerima 1 juta dolar AS, tapi tidak pernah diklarifikasi dan berita itu tiba-tiba menghilang.

“Jadi, saat ini saya sebenarnya tidak kaget mendengar berita e-KTP yang tersebar dalam dakwaan di pengadilan Tipikor tersebut. Persoalannya kenapa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak meminta saya hadir untuk memberikan klarifikasi? Maka tidak fair, dan sangat tidak adil jika nama saya disebut, tapi tidak dimintai keterangan. Katanya prinsip penyidikan KPK itu mengikuti aliran uang, follow the money. Jadi, saya akan lapor ke Bareskrim Jumat besok,” tegas mantan politisi Demokrat itu pada wartawan di Jakarta, Kamis (9/3/2017).

Menurut Marzuki, pihaknya tidak mengerti proses penganggaran e-KTP tersebut dan dirinya baru mengetahui ketika Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) menyatakan bahwa tender E-KTP itu tidak wajar dan banyak peraturan yang dilanggar. “Maka saya sampaikan ditindaklanjuti saja agar diproses tuntas. Saya pun mendukung KPPU untuk meneruskan kasus itu,” ujarnya.

Marzuki mengakui jika berita e-KTP tersebut sudah menjadi viral sejak Selasa (7/3/2017) lalu sehingga dirinya seperti direpotkan dengan isu tersebut. Karena itu dia pada Jumat (10/3/2017) besok akan melaporkan pencatut nama itu ke Bareskrim untuk mendapatkan keadilan dan dirinya tidak didzalimi. “Saya terpaksa Jumat akan melaporkan pencatut nama itu ke Bareskrim untuk mendapatkan keadilan,” pungkasnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top