Headline

Hingga Mei 2021, Kucuran Kredit Masih Terkontraksi 1,23 Persen

Kompas.com

JAKARTA, SUARAINVESTOR.COM-Kucuran kredit perbankan terus mengalami pertumbuhan secara bulanan, tetapi masih terkontraksi jika secara tahunan atau year on year. Berdasarkan catatan penyaluran kredit perbankan pada Mei 2021 tumbuh Rp 32,23 triliun dibanding bulan sebelumnya, tetapi masih terkontraksi 1,23 persen secara yoy. “Nilai kontraksi semakin kecil. Perbaikan ini meneruskan tren positif selama 4 bulan ke belakang seiring berjalannya stimulus pemerintah, OJK, dan otoritas terkait lainnya,” kata Deputi Komisioner Humas dan Logistik OJK Anto Prabowo di Jakarta, Kamis (24/6/2021).

Pada saat bersamaan, kata Anto, OJK mencatat, profil risiko lembaga jasa keuangan pada Mei 2021 masih relatif terjaga dengan rasio non-performing loan (NPL) gross tercatat sebesar 3,35 persen dan rasio non-performing finance (NPF) perusahaan pembiayaan Mei 2021 meningkat menjadi 4 persen. Bahkan untuk dana pihak ketiga (DPK) perbankan mengalami pertumbuhan dua digit, yakni sebesar 10,73 persen yoy.

Lalu, rasio alat likuid atau non-core deposit dan alat likuid atau DPK per Mei 2021 terpantau masing-masing pada level 150,96 persen dan 32,71 persen, di atas threshold masing-masing sebesar 50 persen dan 10 persen. “Likuiditas perbankan sampai saat ini masih berada pada level yang memadai,” kata Anto.

Permodalan lembaga jasa keuangan juga masih pada level yang memadai, terefleksikan dengan capital adequacy ratio industri perbankan tercatat sebesar 24,38 persen. “OJK secara berkelanjutan melakukan asesmen terhadap sektor jasa keuangan dan perekonomian guna menjaga momentum percepatan pemulihan ekonomi nasional,” ucap Anto.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top