JAKARTA, SUARAINVESTOR.COM–PT.Dharma Polimetal Tbk, emiten manufaktur komponen otomotif itu membagikan dividen tunai Rp171,29 miliar kepada para pemegang saham. Keputusan pembagian dividen disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) emiten berkode DRMA. “Pembagian dividen sebesar 28 persen dari laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tahun 2023 yang tercatat sebesar Rp611,75 miliar tersebut diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST),” kata Presiden Direktur Dharma Polimetal, Irianto Santoso di Jakarta, Jumat, (26/4/2024).
Dalam RUPST itu, DRMA juga menetapkan Immanuel Adi Pakaryanto sebagai Direktur menggantikan Wieky Hedivendra. Lebih jauh Irianto Santoso mengaku bahwa seiring optimisme yang berkembang di kalangan industri otomotif nasional, DRMA menetapkan target pertumbuhan pendapatan sebesar 10 persen untuk 2024. “Kami memilih menetapkan target pertumbuhan yang tergolong konservatif sebagai bagian dari penerapan prinsip kehati-hatian dalam setiap kebijakan Perseroan. Tentu saja, dalam membuat keputusan ini kami sudah memperhitungkan kondisi industri otomotif saat ini,” ujarnya.
Menurut Irianto, bahwa perhitungan DRMA, pertumbuhan pendapatan Perseroan akan didorong oleh kompetensi kami dalam mendapatkan model baru dan pangsa pasar baru, serta optimalisasi dari QCD (quality cost delivery). Untuk mendukung pertumbuhan jangka panjang dalam industri kendaraan listrik, Dharma Group telah menyiapkan produk battery pack dan BLDC (Brushless Direct Current) Motor. Ke depan, produk-produk ini disebut akan dipasok kepada salah satu merek sepeda motor di Indonesia, serta digunakan untuk sepeda motor konversi yang dihasilkan oleh Dharma Group.***
Penulis : Chandra
Editor : Chandra








