Market

Diminta Kerahkan Seluruh Sumber Daya, Puan: Segera Tentukan Prokes Kasus Hepatitis

Diminta Kerahkan Seluruh Sumber Daya, Puan: Segera Tentukan Prokes Kasus Hepatitis
Ketua DPR Puan Maharani saat berkunjung ke Sragen/Foto: Anjasmara

JAKARTA, SUARAINVESTOR.COM--Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Puan Maharani meminta pemerintah perlu berkoordinasi dengan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan segera menentukan protokol penanganan kasus hepatitis akut. Apalagi perkembangan penyakit tersebut tidak bisa diprediksi selain pandemi Covid-19 belum berakhir. “Dengan penanganan yang tepat, kita berharap semua nyawa pasien Hepatitis akut ini dapat diselamatkan,” katanya kepada wartawan di Jakarta, Kamis (12/5/2022).

Lebih jauh Puan menjelaskan langkah itu perlu dilakukan mengingat penyakit yang banyak menimpa anak-anak itu masih tergolong misterius selain muncul saat pandemi Covid-19 belum berakhir.

Mantan Menko PMK itu mengatakan perlunya berkoordinasi dengan WHO dalam menghadapi Hepatitis akut. Alasannya, WHO telah melaporkan 348 dugaan kasus hepatitis yang tidak diketahui asalnya masih terus diselidiki. Penelitian tentang peran potensial dari adenovirus dan dan infeksi Covid-19 semakin meningkat terkait munculnya hipotesis utama tetap melibatkan virus tersebut. “Sangat penting menjaga informasi untuk menghindari berita-berita hoaks yang dapat menimbulkan kepanikan masyarakat,” ujarnya lagi.

Politisi PDI Perjuangan itu berharap, dengan penanganan yang tepat, semua nyawa pasien hepatitis akut dapat diselamatkan. Untuk itu, Puan juga mengingatkan pemerintah untuk menyiagakan fasilitas kesehatan serta dokter anak dan tenaga medis lainnya di setiap daerah demi menghadapi skenario terburuk. “Termasuk juga dengan terus memantau pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM). Pemerintah pusat bersama-sama dengan pemda dan pihak sekolah agar menjaga peserta didik dari penyebaran penyakit ini,” kata Puan.

Orang tua waspada

Komisioner KPAI Rita Pranawati mengungkapkan salah satu yang bisa dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran hepatitis adalah melalui peran orang tua. “Memang salah satunya adalah bagaimana orang tua menjaga kebersihan anak dan memandu anak untuk menjaga kebersihan,” ujar Rita.

Oleh sebab itu, orang tua harus lebih waspada. Rita juga menyarankan para orang tua mencari informasi dari sumber akurat. Selain itu, orang tua juga harus sadar dan awas terhadap hepatitis. Mereka harus tanggap ketika menghadapi anak yang mempunyai gejala hepatitis. “Iya, mencari informasi yang benar, kemudian mempraktikkannya. Karena takutnya di keseharian, anak-anak kan tidak terus dengan orang tuanya. Jadi anak harus diedukasi,” lanjutnya. ***

Penulis   : M Arpas
Editor     : Budiono

 

BERITA POPULER

To Top