Investasi

Dampak Seminar Internasional LPS, Investor Asing Makin Tertarik ke Indonesia

BALI,SUARAINVESTOR.COM-Dunia internasional menilai Indonesia berpengalaman dalam mengatasi terjadinya krisis perbankan. Apalagi Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) cukup rutin melakukan simulasi dan merespon berbagai peristiwa ekonomi global. “Sekarang luar negeri bisa lebih yakin dengan kekuatan industri dan jasa keuangan di indonesia,” kata Wakil Ketua Komisi XI DPR Ahmad Hafisz Tohir yang hadir dalam seminar internasional bertajuk “Facing Softening Global Economy: The Need to Strengthen Bank Resolution Preparedness” di Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali, Rabu (21/8/2019).

Seminar tersebut dihadiri pula Wakil Menteri Keuangan RI Mardiasmo, Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Halim Alamsyah, Kepala Eksekutif LPS Fauzi Ichsan, Governor Deposit Insurance Corporation of Japan (DICJ) and President of IADI Katsunori Mikuniya.
“Dampak dari pertemuan internasional cukup banyak, salah satunya memberikan kepercayaan asing kepada industri keuangan nasional Indonesia
. Perbankan nasional dinilai semakin mantap,” tambahnya.

Disisi lain, kata Hafisz yang dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp (WA), kiprah dan posisi perbankan Indonesia semakin penting dalam percaturan dunia. “Sehingga dapat menarik perhatian bagi investor untuk memasukkan investasinya ke indonesia,” ucap lelaki yang mengenakan batik dalam pertemuan tersebut.

Sementara itu, Ketua Dewan Komisioner Lembaga LPS, Halim Alamsyah mengatakan seminar internasional tersebut rutin dilaksanakan setiap tahun dengan mengangkat berbagai tema.
“Seminar ini dalam rangka melakukan tukar menukar pengalaman dan informasi di bidang resolusi bank dan program penjaminan simpangan masyarakat di bank,” katanya di The Ritz-Calton, Nusa Dua, Bali.

Acara yang dihadiri LPS sedunia ini membahas sejumlah topik terkait dengan perbankan dan pinjaman. “Ini merupakan agenda tahunan dan dihadiri dari (LPS) seluruh dunia,” tegasnya

Halim menjelaskan seminar ini diharapkan sebagai wadah baik otoritas LPS dari berbagai negara/internasional untuk berbagai pengalaman. “Seminar ini dalam rangka melakukan tukar menukar pengalaman dan informasi di bidang resolusi bank dan program penjaminan simpangan masyarakat di bank,” ujarnya.

Dia menyebutkan, dalam kesempatan ini hadir sejumlah peserta seminar dari LPS berbagai negara. Seperti LPS Turki, Korea, Malaysia, Thailand, Laos, Hong Kong, India, dan Toronto Center.

Kemudian dari Asosiasi Internasional Penjamin Simpanan atau The International Association of Deposit Insurers (IADI), bankir, dan para bankir. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini membahas dan mengulas seputar ekonomi global hingga langkah bank melakukan resolusi. “Total peserta kurang lebih ada 200 orang dan ini memang dalam lingkup bidang keuntungan dan perbankan. Topik kali ini membahas tiga hal,” sebutnya.

Dikatakannya, selain sebagai wadah berbagi pengalaman, seminar ini juga bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kemampuan sumber daya manusia (SDM) yang ada LPS.
Selain itu juga untuk mengenalkan tugas, fungsi, dan peran LPS dalam keuangan. “Ini juga bagian dari upaya untuk mengenal LPS dalam menjaga peran aktif dalam menjaga stabilitas sistem keuangan baik di tinkat Indonesia, regional, maupun di tingkat dunia,” imbuhnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top