Industri & Perdagangan

Terkena Covid-19, Pemerintah Diminta Kaji Diskon Pelanggan 1300 VA

JAKARTA, SUARAINVESTOR.COM-Kebijakan pemerintah memberi diskon sebesar 50% kepada pelanggan listrik 900 VA dan menggratiskan pelanggan 450 VA bisa menimbulkan kecemburuan. Pasalnya, semua lapisan masyarakat, tanpa kecuali terkena dampak wabah Covid-19. “Untuk pelanggan listrik 1300 VA profilingnya memang berbeda, tetapi nanti tentu akan dikaji oleh pemerintah pada waktunya,” kata anggota Komisi VI DPR Deddy Yevry Sitorus kepada suarainvestor.com, Kamis (2/4/2020).

Data PLN hingga 2019, jumlah pelanggan listrik PLN mencapai 74,92 juta pelanggan. Dari 38 golongan tarif pelanggan PLN, sebanyak 25 golongan adalah penerima subsidi listrik.

Golongan terbesar penerima subsidi listrik adalah rumah tangga 450 VA sebanyak 27,95 juta pelanggan. Berikutnya adalah rumah tangga 900 VA tak mampu sebanyak 8,04 juta pelanggan.

Realitanya, kata anggota Fraksi PDIP, memang dua cluster pelanggan itu yang paling terdampak Covid-19. karena rata-rata mereka masyarakat berpenghasilan (harian) rendah dan sangat rendah. “Krisis ini secara langsung membuat mereka kehilangan penghasilan dan hampir bisa dipastikan mereka tidak punya tabungan,” tambahnya.

Menyinggung dana pembebasan tagihan listrik, kata Deddy,
salah satu sumber biaya menggratiskan tagihan listrik itu berasal dari penghematan harga BBM. “Tapi mayoritas listrik kita itu menggunakan PLTU batu bara, PLTD Diesel itu biasanya di daerah, misalnya, hampir tidak ada PLTD di Pulau Jawa kecuali di daerah yang terpencil,” terangnya lagi.

Legislator asal Dapil Kaltara ini menjelaskan hampir semua BUMN sudah ikut gotong royong membantu pemerintah.

Demikian pula Pertamina, RNI, WIKA, Kimia Farma dan sebagainya. Namun kalau soal Telkomsel saya belum tahu, nanti kita dorong karena mereka sudah public listed dan statusnya bukan BUMN tetapi anak usaha. “Hampir semua BUMN sekarang sudah diperintahkan bergerak lewat dana CSR dan PKBL untuk bantu pemerintah dan masyarakat,” imbuhnya. ***

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top