Perbankan

SWI Ungkap 133 Fintech Illegal

SWI Ungkap 133 Fintech Illegal
Kompas.com

JAKARTA, SUARAINVESTOR.COM-Satgas Waspada Investasi yang beranggotakan 13 kementerian dan lembaga dalam tugasnya mencegah kerugian masyarakat sejak Desember sampai awal Januari 2021 ini kembali menemukan 133 platform fintech peer to peer lending ilegal. “Kami lakukan upaya pencegahan dan patroli siber yang terus menerus. Angka temuan fintech lending dan penawaran investasi ilegal ini menurun dibanding sebelumnya,” kata Ketua Satgas Waspada Investasi Tongam Lumban Tobing dalam siaran persnya, Jakarta, Jumat (29/1/2021).

Menurut Tongam, SWI akan terus memonitor keberadaan fintech Illegal. Namun tingkat kewaspadaan masyarakat harus terus dijaga. Sehingga tidak menjadi korban dari fintech lending ilegal dan penawaran investasi yang tidak berizin ini.

Lebih jauh kata Tongam, sosialisasi mengenai bahaya fintech lending ilegal dan investasi ilegal ini harus terus disampaikan ke masyarakat melalui berbagai alat komunikasi, seperti media massa dan sosial media yang bisa mencapai masyarakat di seluruh pelosok Tanah Air, mengingat penawaran fintech lending ilegal dan investasi ilegal ini masih akan muncul di tengah-tengah masyarakat. “Penting untuk selalu diingatkan ke masyarakat bahwa sebelum memanfaatkan fintech lending dan mencoba berinvestasi harus pahami dua L. Yaitu Legal atau perusahaan itu harus punya izin dari otoritasnya dan Logis, yaitu penawaran keuntungan yang ditawarkan sesuai dengan keuntungan yang wajar,” terangnya.

Untuk itu, sambung Tongam lagi, masyarakat diminta untuk menanyakan langsung kepada Kontak OJK 157 atau WA 081157157157 bila ingin memanfaatkan layanan fintech lending atau ingin berinvestasi, atau juga jika ingin melaporkan adanya kegiatan fintech lending dan investasi yang berpotensi merugikan masyarakat.

Tongam mengatakan, pihak Satgas Waspada Investasi akan terus melakukan patrol siber rutin yang frekuensinya akan terus ditingkatkan sejalan dengan masih banyaknya temuan fintech lending dan penawaran investasi ilegal melalui berbagai saluran teknologi komunikasi di masyarakat. Dari temuan tersebut, Satgas sudah mengirimkan informasinya kepada Bareskrim Polri untuk dilakukan tindakan hukum sesuai ketentuan yang berlaku dan meminta Kementerian Komunikasi dan Informatika untuk memblokir website dan aplikasi telepon seluler dari entitas-entitas tersebut.

Sejak tahun 2018 s.d. Januari 2021 ini Satgas sudah menutup sebanyak 3.056 fintech lending ilegal. Sementara dari 14 entitas investasi ilegal yang ditindak pada awal tahun ini di antaranya melakukan kegiatan sebagai berikut:

2 perdagangan berjangka komoditi (PBK) tanpa izin;
3 cryptocurrency tanpa izin;
3 koperasi tanpa izin
2 penjualan langsung tanpa izin; dan
4 kegiatan lainnya.
Informasi mengenai daftar perusahaan yang tidak memiliki izin dari otoritas berwenang dapat diakses melalui Investor Alert Portal pada www.sikapiuangmu.ojk.go.id.

Jika menemukan tawaran investasi yang mencurigakan, masyarakat dapat mengkonsultasikan atau melaporkan kepada Layanan Konsumen OJK 157 (WA 081157157157), email [email protected] atau [email protected].

Ini Daftar 133 Fintech Peer to Peer Landing Illegal dari SWI:

1.Solusi Tunai
2.Kreditku
3.Kredit All Pro
4.Duit Petir
5.Dana Pro Pinjaman Uang Tunai Dana Cash
6.Selamat Pinjam
7.Dompet Verus
8.Pohon Kredit
9.PinjamQ
10.KSP TBN Bunga Kilat
11.Kredituang KSP Pinjaman
12.KSP Raja Pinjaman
13.KSP Loansegera
14.Dompet Kelapa
15.Dana Sahabat
16.DANA SAHABAT
17.Tunai CPT
18.Tunai CPT
19.Do Tunai
20.Punya Duit
21.Dana Meminjam
22.KAS TUNAIKU.
23.MEKAR PINJAM
24.goeasy
25.Go Easy
26.Go-Easy MF
27.Go-Easy MF Acata X
28.Go-Easy MF Acata X
29.Sobat Rupiah
30.Laju Dana
31.Toko Tunai,
32.Pinjaman Indah,
33.Aimoney,
34.UU Dompet,
35.AdaDana,
36.Petir Dompet,
37.Modal Duit,
38.Uang Saku,
39.Duit Dua,
40.Dompet Rumah,
41.Get Uang,
42.Nasiku,
43.Kota Emas,
44.Tes Kredit,
45.DanaKredit,
46.Uang Bayi,
47.Cash Lagi Pro,
48.Dompet Kredit,
49.KSP Lucky Logam,
50.Dompetkecil,
51.RDC,
52.Pinjam Cepat,
53.Super Coin,
54.Duku Dana
55.Pinjaman Meteor,
56.Dompet Cahaya,
57.KasPlus,
58.Pocket Emas,
59.Gudang Pinjaman,
60.YoDana,
61.https://ktakilat.net (Pencatutan Website milik PT Pendanaan Teknologi Nusa),
62.https://rupiahcepat.org/ (Pencatutan Website milik PT Kredit Utama Fintech Indonesia),
63.https://pinjamdisini.org/ (pencatutan website milik PT Pendanaan Gotong Royong),
64.KSP Dana Saku,
65.Sektor Keuangan,
66.Dana Pintar
67.Bantuan Dana,
68.Pinjaman Kalian,
69.Uang Pinjam,
70.Rp Pinjaman Pro,
71.UangPintar,
72.Sumber Tunai,
73.DANA PANTHER
74.Cash Pintar
75.Dana Megah,
76.Dompet Hijau,
77.Tunai Dana,
78.Pinjaman Murah,
79.Cash Dana,
80.Duit Dana,
81.Uang Kaget,
82.uang kaget,
83.uang kaget
84.Uang Kaget
85.Dompet Beruntung
86.Dompet beruntung
87.Dompet Beruntung
88.Dompet Beruntung
89.Ex-Pay
90.KOPERASI SPGSM EX-PAY
91.Sakuget
92.Singa Perkasa
93.Pocket Empire
94.KSP Pocket Empire
95.Dompet Tunai
96.PocketKu
97.Pocket Ku
98.PocketKu
99.PocketKu KSP BMI
100.Kreddient
101.Woori Kredi
102.Fulus Kita
103.Fulus Kilat
104.Fulus Gesit
105.Kredit Pribadi
106.Kredit Smart
107.Amplop merah
108.Amplop Merah
109.AMPLOP Merah
110.amplop merah
111.Amplop Merah
112.Amplop merah
113.Ultra Dana
114.KantongCash
115.Panda Pinjaman
116.Panda Pinjaman
117.Uang Pinjaman
118.PANDAPINJAMAN
119.Panda Pinjaman
120.Rupiah Merdeka
121.Danakita
122.SolusiRakyat
123.Milikku uang
124.Dana Setia
125.KSP Buah Gila
126.Buah Gila
127.KSP TOKO DISKON
128.Kota Emas
129.Segepokuang market pinjol
130.Uang Besar
131.Dana Saya
132.KTA Cash
133.Duit Go.

 

 

 

Print Friendly, PDF & Email

BERITA POPULER

To Top