Perbankan

Sinergi APBN dan SBSN Biayai Proyek Double Track KA Sukabumi

Sinergi APBN dan SBSN Biayai Proyek Double Track KA Sukabumi
Jalur ganda kereta api lintas Bogor-Sukabumi telah selesai dibangun dan menghabiskan dana Rp2,2 triliun/Sumber Foto: DJKA Kemenhub

JAKARTA, SUARAINVESTOR.COM – Pemerintah menegaskan bahwa pembiayaan negara untuk pembangunan double track kereta api Sukabumi melalui penerbitan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) dan Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN).

“Untuk mendukung konektivitas antarkota, Kementerian Perhubungan telah memastikan jalur kereta semakin andal, salah satunya dengan membangun jalur double track kereta api yang didanai melalui SBSN,” kata Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati
dalam Instagram @smindrawati di Jakarta, Kamis, (3/4/2025).

Sementara andil LMAN dilakukan melalui pembebasan lahan pembangunan double track kereta api Bogor-Sukabumi, yang menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebesar Rp91,5 miliar.

Sri Mulyani pun mengajak masyarakat untuk memanfaatkan moda transportasi kereta api dalam perjalanan mudik ke Sukabumi. “Dengan infrastruktur perkeretaapian yang semakin baik, mudik ke Sukabumi menjadi lebih tenang dan menyenangkan,” tutur Menkeu.

Sebelumnya, Sri Mulyani juga mengungkapkan andil APBN dalam pembangunan Wisata Air Kali Kesek, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, melalui Dana Desa senilai Rp250 juta sebagai modal awal. Objek wisata itu dikelola oleh warga Desa Sriwulan dan mulai beroperasi sejak Mei 2022.

Di sisi lain, APBN juga memberikan dukungan untuk pembangunan Tol Batang-Semarang, dengan ciri khasnya berupa Jembatan Kali Kuto berwarna merah.

Dukungan itu dilakukan melalui skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) dan penjaminan melalui PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero). Namun, Sri Mulyani tak merinci besaran dukungan APBN untuk pembangunan infrastruktur ini.

APBN juga memberikan dukungan untuk pembangunan tol Padang-Sicincin, Sumatera Barat, yang mencapai Rp906,24 miliar.

Jalan tol ini dibangun dengan APBN #UangKiTa melalui pendanaan dari Badan Layanan Umum (BLU) LMAN dengan realisasi anggaran sebesar Rp906,24 miliar hingga 20 Maret 2025.

Seperti diketahui, bahwa
proyek pembangunan jalur ganda kereta api atau double track lintas Bogor-Sukabumi yang menghabiskan dana Rp2,2 triliun dikabarkan telah selesai.

Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan melalui Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Bandung (BTP Bandung) menyebut jalur ganda antara Bogor Paledang-Cicurug Sukabumi sepanjang 26,6 km/sp ini dibangun untuk meningkatkan keamanan dan volume perjalanan kereta api.***

Penulis : Iwan Damiri
Editor   : Kamsari

 

BERITA POPULER

To Top