Nasional

SETARA Minta Pemerintah Buktikan Tak Ada Di Balik Teror Diskusi UGM

JAKARTA, SUARAINVESTOR.COM – SETARA Institute mengecam keras ancaman, teror, dan intimidasi yang dilakukan oleh oknum masyarakat terhadap diskusi pada 29 Mei 2020 yang digelar oleh Constitutional Law Society (CLS) Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (FH UGM) tersebut.

Karena itu, SETARA minta pemerintah pro aktif untuk membuktikan bahwa teror tersebut bukan dari pemerintah. “Pemerintah harus menindak tegas peneror diskusi itu,” demikian Direktur Eksekutif SETARA Institute Hendardi, Senin (1/6) malam.

Menurut Hendardi, praktik koersif tersebut bertentangan dengan demokrasi. Sehingga pentingnya pengelolaan deliberative democracy. “Perspektif yang beragam dan pembahasan suatu perkara harus diberikan ruang aman untuk diekspresikan,” ujarnya.

Dikatakam, ketakutan tidak berdasar terkait makar terhadap pemerintahan yang berkuasa tidak sepatutnya menjadi pembenaran praktik pembungkaman ini. Karena setiap suara memiliki kesempatan untuk hidup di tengah masyarakat tanpa represi.

SETARA Institute kata Hendardi, menekankan bahwa mimbar akademik merupakan ruang publik yang memiliki legitimasi sebagai wadah diskursus. Proses yang terjadi di mimbar akademik merupakan proses literasi yang harus dihidupkan. Kepentingan politis tidak patut menodai proses yang dilakukan atas nama ilmu pengetahuan.

SETARA Institute mendesak penegak hukum menindak tegas oknum yang melakukan intimidasi, ancaman, teror, serta provokasi yang mengakibatkan pembatalan diskusi ilmiah tersebut.

“Negara tidak dapat melakukan pembiaran di tengah situasi yang menunjukkan adanya pelanggaran kebebasan berserikat, berkumpul, dan mengeluarkan pendapat. Sikap proaktif negara diperlukan untuk menunjukkan bahwa elemen negara atau organ lain yang disponsori negara tidak berada di balik peristiwa persekusi akademik di UGM,” pungkasnya.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA POPULER

To Top