TANGERANG, SUARAINVESTOR.COM-Proses Pendaftaran penerimaan peserta didik baru (PPDB) online SMA di Banten sempat down, sehingga membuat kesal dan bingung para orang tua murid. Hal ini karena server PPDB online tersebut kadang trouble, alias eror.
Kekesalan itu dialami Sumanto warga RW 16, Kelurahan Poris Plawad, Cipondoh Kota Tangerang, dirinya ingin mendaftarkan anaknya masuk SMA Negeri 10 Cipondoh namun server pendaftaran sulit diakses. Hal yang sama di alami Eka Ruli, warga komplek kehakiman, kota tangerang dirinya akan memasukkan anaknya SMAN 2 di Kota Tangerang
Menurut Eka Ruli Pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2021 tingkat SMA Negeri di provinsi Banten Tahun ini begitu sulit dan server selalu down. “Bahkan di hari kedua PPDB website resmi pendaftaran www.ppdbmandiri.bantenprov.go.id kembali eror” Ucap Eka Ruli.
Menyikapi hal tersebut, Haji Muchdi Kepala BPAN Kota Tangerang sudah menduga hal ini jauh-jauh hari akan terjadi, soal kejadian server eror atau down dalam setiap pelaksanaan PPDB. Karena itu, pihaknya menduga ada permainan dalam PPDB online. “Sistem PPDB online bukan baru untuk Provinsi Banten. Namun kenapa selalu terjadi server error terus terulang setiap tahun,” katanya, Selasa (23/06/2021).
Menurutnya, dengan kondisi server down yang terus seperti ini, maka kuat dugaan ada permainan. Kejadian downnya server, membuat orang tua murid mendatangi sekolah yang menjadi tujuan anak. Sehingga hal itu berpotensi menyebabkan kerumunan dan bisa menjadikan klaster baru penyebaran COVID-19. “Saat server error masyarakat berbondong-bondong datang ke sekolah,akibatnya dimungkinkan ada klaster baru covid-19, apalagi saat ini Tangerang Raya dalam kondisi zona merah,” ujarnya
Harusnya, kata Muchdi, pihak penyelenggara PPDB dalam hal ini Dinas Pendidikan Provinsi Banten bisa mengantisipasi kejadian server error di tengah situasi pandemi COVID-19. Sehingga ke khawatiran orang tua agar anaknya bisa masuk sekolah negeri bisa teratasi dan tidak ada pemikiran yang berlebihan dari masyarakat.
Ditambahkannya, server down seperti itu terus terulang saat PPDB, maka dirinya minta aparat hukum turun untuk melakukan tugas penyelidikan. “Sebaiknya APH turun untuk melakukan penyelidikan,karena setiap tahun kejadian server down terus berulang dan berulang” pungkasnya.
Awak media juga meminta konfirmasi ke Tabrani kadisdik provinsi Banten,namun yang bersangkutan tidak menjawab saat di telpon dan konfirmasi via Whats UP pun tidak di jawab. Hal sama saat meminta konformasi ke Kepala Kantor Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Banten yang berada di Tangerang Selatan H Zainal Abidin S.Sos. MM, Saat di telpon berdering namun tidak di angkat. ***
vvv








