Nasional

Politisi PKB Berduka Di Hari Kartini Wanita Masih Kelaparan dan Meninggal

JAKARTA, SUARAPEMRED.COM – Bersamaan dengan momentum peringatan Hari Kartini pada 21 April 2020, Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (FPKB) Neng Eem Marhamah Zulfa Hiz berduka cita yang mendalam atas meninggalnya seorang ibu rumah tangga di Kota Serang, yang diduga akibat kelaparan.

Ibu Yulie Nuramelia (43), warga Kelurahan Lontar Baru, Kecamatan Serang, Kota Serang, itu akhirnya menghembuskan napas terakhirnya pada Senin (20/4) sore setelah sebelumnya dikabarkan hanya mengonsumi air isi ulang (mineral) selama dua hari, bersama suami dan keempat anaknya yang salah satunya masih bayi.

Penghasilan suami Ibu Yuli sebagai pemulung barang bekas yang nilainya hanya sebesar Rp25 – Rp30 ribu per hari sudah tidak ada lagi sejak lapak tempatnya menjual barang-barang bekas itu tutup akibat Covid-19.

“Kepergian Ibu Yuli ini sangatlah menyedihkan sekaligus jadi peringatan bagi kita bersama untuk meningkatkan kepedulian dan rasa kemanusiaan. Physical atau social distancing yang dianjurkan pemerintah selama pandemi corona ini, jangan dijadikan alasan untuk mengabaikan nasib tetangga di lingkungan kita dari ancaman kelaparan akibat hilangnya pekerjaan,” tutur Neng Eem, Rabu (22/4).

Menurut Neng Eem, kasus Ibu Yuli ini menunjukkan bahwa wanita masih termasuk kelompok yang rentan terhadap bahaya kelaparan. Terlebih lagi, dalam situasi pandemi corona yang berdampak langsung pada hilangnya mata pencaharian, Khususnya masyarakat yang bekerja di sektor informal.

“Kasus ini hendaknya dijadikan pelajaran dan refleksi dari aksi tanggap masyarakat terhadap kondisi di sekelilingnya. Masyarakat harus lebih peduli dan jeli terhadap kondisi sekitar yang mengindikasikan adanya ancaman kelaparan. Intinya adalah kita harus lebih saling peduli terhadap sesama,” kata Neng Eem berharap.

Neng Eem juga meminta masyarakat untuk tidak segan-segan mencari tahu tentang kondisi tetangga di sekitarnya. Karena, kebersamaan dan saling tolong-menolong menjadi kunci keberhasilan masyarakat Indonesia untuk dapat keluar dari situasi pandemi corona sekarang ini.

Bagi mereka yang memiliki kelebihan rezeki, Neng Eem berharap semoga diberikan kerendahan hati untuk memberikan bantuan sesuai kemampuannya. Dalam situasi seperti inilah, sesungguhnya kekuatan kita sebagai sebuah bangsa yang terkenal dengan sifat gotong royong-nya akan membuktikan keampuhannya untuk terbebas dari pandemi corona bersama-sama.

Neng Eem sendiri dalam beberapa kesempatan telah menyalurkan berbagai bantuan bagi masyarakat yang terdampak corona melalui program NEM Peduli. Di Kabupaten Cianjur dan Kota Bogor, anggota Komisi V DPR itu membagi-bagikan paket sembako, masker, hand sanitizer, dan vitamin C, bagi masyarakat yang membutuhkan.

Rencananya, kegiatan serupa akan terus dilaksanakan di kecamatan-kecamatan lainnya di kedua kabupaten/kota yang belum mendapatkan bantuan.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA POPULER

To Top