JAKARTA, SUARAINVESTOR.COM-Ketua Umum Dewan Nasional Indonesia untuk Kesejahteraan Sosial (DNIKS) Effendy Choirie mengungkapkan kontribusi Hashim Djojohadikusumo bersama keluarga besar dalam kegiatan sosial masyarakat dan pendidikan sudah tak diragukan lagi. Apalagi terkait dengan Peringatan Hari Disabilitas Iinternasional (PHDI), dedikasi Hashim bersama Partai Gerindra selama 11 tahun berturut-turut sangat peduli kepada kaum penyandang disabilitas. “Allah SWT menurunkan rahmat dan berkahnya kepada Prabowo Subianto menjadi Presiden RI dan Partai Gerindra, sehingga terus naik suaranya setiap Pemilu,” katanya saat menjadi pembicara dalam acara Peringatan Hari Disabilitas Internasional 2025 yang mengangkat tema “Meneguhkan Peran Disabilitas Internasional dalam Pembangunan Berkelanjutan” yang digelar Partai Gerindra di Hotel Bidakara, Jakarta, Senin, (8/12/2025).

Ketua umum DNIKS Gus Choi memberikan paparan soal disalbilitas dalam Peringatan Hari Disabilitas Internasional/Foto: eko
Hadir dalam acara PHDI itu, Wakil Ketua Pembina Partai Gerindra Hashim Djojohadikusumo, Anggota Dewan Pembina Partai Gerindra Maryani Djojohadikusumo, Menteri Sosial Saifullah Yusuf, Menteri UMKM Maman Abdurrahman, Wakil Ketua Umum Gerindra yang juga Ketua Panitia Pelaksana HDI Sumaryati Aryoso dan sejumlah anggota DPR lainnya yang hadir. “Peduli terhadap penyandang disabilitas, kaum yatim yang mayoritas dhuafa, fuqara, masakin maka pasti mendatangkan berkah yang melimpah dari Tuhan Yang Maha Kuasa”,” ujarnya.
Selanjutnya, kata Gus Choi-sapaan akrabnya, bahwa kecintaan kepada kaum dhuafa itu diwujudkan dalam kepemimpinan Prabowo yang telah berlangsung setahun ini. “Kita semua berharap kepemimpinan Presiden Prabowo terus berpihak kepada rakyat yang lemah. Kita juga terus mendukung presiden memberantas korupsi dan sekaligus memberantas kemiskinan”, ujarnya lagi.
Sementara itu, Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Hashim Djojohadikusumo dalam sambutannya mengatakan Partai Gerind telah 11 kali menggelar PHDI dan akan terus menggelar acara PHDI setiap tahun sabagai rasa cinta dan peduli pada kalangan disabilitas. Salah satu tujuannya, adalah panyandang disabilitas harus sejahtera dan bahagia selamanya. “Setelah kita merdeka, kita harus bahagia dan tidak punah”, ujar adik kandung Presiden Prabowo Subianto.
Lebih jauh Hashim mengungkap perjalanan partainya hingga sampai sebesar saat ini. Bahkan Gerindra sempat disebut sebagai partai gurem saat awal-awal kemunculannya di kancah perpolitikan nasional. “Waktu itu Gerindra itu partai bocil (bocah kecil), partai gurem enggak diperhitungkan, dianggap remeh kita/ Partai kedelapan DPR, paling kecil tapi cukup gesit,” ucapnya.
Hashim yang juga menjadi Ketua Badan Panasehat DNIKS itu menceritakan bahwa pada 2013 ketika kelompok disabilitas meminta audiensi dengan DPR, fraksi Partai Gerindra menjadi pihak yang konsisten merespons. Hal ini kata dia, sebagai wujud identitas partainya yang berpihak pada kelompok rentan.“Kita didirikan untuk melayani yang tertindas, yang termiskin, yang tertinggal,” tegasnya.
Saat itu, dia menyebut Presiden Prabowo Subianto masih menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina, belum menjadi Ketua Umum. Namun, dirinya sudah berani bersumpah akan mengganti UU penyandang cacat sebagai UU penyandang disabilitas. “Ini untuk meningkatkan martabat kawan-kawan kita dari dunia disabilitas yang berjumlah kurang lebih 28 juta jiwa berarti sekitar 10 persen, maka Gerindra dari dulu dan Gerindra sekarang dalam kekuasaan semakin bertekad untuk meningkatkan derajat, meningkatkan kesejahteraan, meningkatkan mutu kehidupan dari kawan-kawan, anggota kita (yang) disabilitas,” tuturnya.
Tak hanya itu, Hashim juga sempat menceritakan bila cucunya yang bernama Wira Wardana juga lahir sebagai penyandang disabilitas, yakni down syndrome.”Cucu saya namanya Wira Wardana pada 2017 lahir dengan down syndrome. Saya kira ini semua peran dan keluarga saya, itu sudah takdir. Saya kira Tuhan sudah tahu dan Tuhan mengajak saya ikut dalam perjuangan saudara-saudara sebelum cucu saya lahir,” ungkapnya.
Bahkan kata dia, untuk memudahkan para penyandang disabilitas saat berkunjung ke DPP Partai Gerindra, sudah ada braille di lift DPP, yang akan memudahkan penyandang tunanetra.”Di lift DPP kita sudah terpasang braille supaya kawan-kawan, kader Gerindra yang tunanetra bisa tahu dan (dapat) bertemu dengan kawan-kawannya,” pungkasnya.***
Penulis : Eko Cahyono
Editor : Eko Cahyono








