Market

Optimisme RAPBN 2027, Herman Kheron: 3 Program Unggulan Prabowo Diarahkan Untuk Kesejahteraan

Optimisme RAPBN 2027, Herman Kheron: 3 Program Unggulan Prabowo Diarahkan Untuk Kesejahteraan
Sekjen Partai Demokrat Herman Khaeron/Foto: DPR

JAKARTA, SUARAINVESTOR.COM-Kalangan DPR mengaku optimis dengan tiga program unggulan Presiden Prabowo Subianto yang tercantum dalam RAPBN 2027. Adapun 3 program itu, adalah Makan Bergizi Gratis (MBG), Sekolah Rakyat (SR) dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). “Kebijakan pemerintah ke depan memang diarahkan untuk memperkuat perlindungan dan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program langsung,” kata Anggota Komisi VI DPR Herman Khaeron di Kompleks Parlemen, Kamis (21/5/2026).

Hero-sapaan akranya menilai optimisme pemerintah terhadap pertumbuhan ekonomi 2027 juga tidak lepas dari strategi memperkuat daya beli masyarakat, salah satunya lewat pengurangan beban hidup melalui program-program sosial. “Saya kira MBG akan tetap menjadi prioritas dan skala untuk dilaksanakan sesuai dengan target yang telah direncanakan sebelumnya,” ujar Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Herman Khaeron

Selain MBG, Hero juga menyinggung masalah program sekolah gratis dan Koperasi Desa Merah Putih yang disebut dapat membantu memperkuat ekonomi masyarakat hingga tingkat desa. “Kalau masyarakat pada sisi lain ekonominya ditingkatkan dan pada sisi lainnya beban hidupnya bisa dikurangi oleh hadirnya pemerintah, maka akan meningkat daya beli,” terangnya.

Menurut Hero, bahwa apa yang disampaikan oleh Presiden Prabowo Subianto dalam RAPBN 2027, bisa ditangkap secara psikologis bahwa ada optimisme bahwa 2027 ini akan ada peningkatan pertumbuhan ekonomi yang luar biasa. Pemerintah menargetkan pendapatan negara berada di kisaran 11,82 persen hingga 12,8 persen terhadap produk domestik bruto (PDB). Sementara belanja negara diperkirakan mencapai 13,62 persen hingga 14,8 persen dari PDB.

Lebih jauh Hero menambahkan pemerintah juga memperkirakan defisit anggaran tetap berada dalam batas aman, yakni sekitar 1,8 persen hingga 2,4 persen dari PDB. “Ini yang menurut saya penting juga, pembicara nanti sampaikan apakah angka asumsi yang ini ditetapkan oleh pemerintah, ini juga akan tercapai atau tidak dengan situasi dan kondisi ekonomi saat ini, dengan situasi ekonomi global yang belum ada kepastian, belum dinamika,” jelasnya.

Hero menambahkan, pemerintah memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2027 berada di kisaran 5,8 persen hingga 6,5 persen. Menurut dia, pertumbuhan ekonomi 6,5 persen pernah terjadi pada era pemerintahan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). “Kalau pertumbuhan 6,5 persen itu kondisinya seperti era pemerintah Presiden SBY. Rata-rata 6,5 persen itu rakyatnya sejahtera, pendapatannya cukup, sekolahnya lancar, kemudian pertahanan keamanan stabil,” imbuhnya.

Lebih lanjut kata Hero bahwa kondisi sosial dan ekonomi saat ini, termasuk meningkatnya kasus kriminalitas yang kerap muncul di media sosial. “Ciri-ciri negara yang sedang dalam situasi ekonominya kurang baik, salah satunya tingkat kejahatannya juga meningkat. Apakah itu terkorelasi dengan situasi ekonomi hari ini? Tentu bukan kewenangan saya sebagai bagian dari acara ini,” tutur dia.

Selain itu, Hero menyebut bahwa pemerintah menargetkan inflasi berada di kisaran 1,5 persen hingga 3,5 persen pada 2027. Adapun nilai tukar rupiah diperkirakan berada pada rentang Rp 16.800 hingga Rp 17.500 per dollar AS, sedangkan harga minyak dunia diasumsikan berada di kisaran 70 dollar AS hingga 90 dollar AS per barrel. “Jadi, memang pemerintah mencoba untuk mendekatkan bahwa nilai tukar rupiah didekatkan pada situasi dan kondisi saat ini,” kata dia.

Meski demikian, Hero menegaskan Partai Demokrat tetap mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. “Bagaimanapun, Demokrat mendukung sepenuhnya pemerintahan Presiden Bapak Prabowo Subianto,” pungkasnya.***

Penulis : Iwan Damiri
Editor : Kamsari

BERITA POPULER

To Top