Nasional

MPR Desak Polri Investigasi Penyiksaan ABK WNI di Kapal Ikan China

JAKARTA, SUARAINVESTOR.COM – Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) mendesak aparat kepolisian untuk melakukan investigasi dan mengusut tuntas dugaan kasus penyiksaan ABK Indonesia di kapal China dan bersama Kementerian Luar Negeri/Kemenlu dapat mengajukan tuntutan jika terbukti adanya tindakan kekerasan terhadap ABK WNI di kapal ikan tersebut.

Demikian disampaikan Bamsoet, Senin (8/6) terkait dua orang anak buah kapal/ABK asal Indonesia yang bekerja di kapal ikan China, terjun ke laut demi melarikan diri karena mereka mengaku sering mendapat kekerasan fisik pada saat bekerja (pengakuan diucapkan 7 Juni 2020).

Untuk itu, Bamsoet minta
Aparat kepolisian segera memanggil agen yang menyalurkan ABK asal Indonesia tersebut, karena disamping tidak sesuai dengan perjanjian kerja, juga telah melakukan tindak pidana penipuan.

“Para ABK itu dijanjikan mendapat upah sebesar Rp25 hingga Rp40 juta per bulan dan untuk bekerja di pabrik tekstil dan baja di Korea. Perbuatan agen penyalur tersebut terindikasi ilegal. Karena itu agen itu harus mempertanggungjawabkannya,” katanya.

Selain itu menurut Bamsoet, pentungnya pemerintah meningkatkan pengawasan dan selektif dalam memberikan izin terhadap WNI untuk bekerja di luar negeri, dan melakukan langkah serius agar agen-agen yang tidak bertanggung jawab tidak menjalankan usahanya di Indonesia.

“Masyarakat Indonesia, khususnya yang akan bekerja di luar negeri, agar tidak mudah terpengaruh dengan janji gaji yang menggiurkan, dan harus kritis dalam memastikan kebenaran dan kelegalan pekerjaan tersebut,” pungkasnya.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA POPULER

To Top