Perbankan

Kontraktor UKM Tangerang Ramai-Ramai Ajukan Relaksasi ke Perbankan

TANGERANG, SUARAINVESTOR.COM-Sejumlah kontraktor berskala UKM mulai ramai-ramai mengajukan relaksasi kredit dan restrukturisasi utang kepada perbankan nasional. Hal ini karena para kontraktor tersebut tak bisa mengerjakan proyek lantaran dihentikan oleh Pemkot Tangerang terkait imbas wabah Covid-19. “Rata-rata kontraktor kami ini mengajukan relaksasi kredit itu sekitar Rp3 miliar – Rp5 Miliar. Karena memang mayoritas besaran pekerjaanya kisatan itu,” katanya Ketua Gabungan Pengusaha Kontraktor Indonesia (Gabpkin) Kota Tangerang Hendri Zein yang didampingi Chandra Wahyudi, pelaksana proyek di Kota Tangerang, Rabu (1/4/2020).

Dampak Covid-19, kata Hendri, sangat memukul para kontraktor UKM. Karena semua pekerjaaan hampir berhenti total dan tak ada yang bisa dikerjakan. Bahkan toko-toko bangunan yang ada hanya sekedar menjual bahan-bahan yang ada saja. “Barang tidak ada, karena supplier bahan bangunan tak ada yang kirim. Toko bahan bangun seadanya saja,” tambahnya.

Hendri berharap, penanganan dan pencegahan wabah Covid-19 lebih serius lagi. Sehingga secepatnya bisa diminimalkan dan ekonomi kembali pulih. “Kita apresiasi kerja keras pemerintah yang cepat mengambil langkah dengan menetapkan status Darurat Kesehatan. Kita mohon semuanya saling bahu membahu untuk memerangi Covid-19 ini,” ujarnya.

Sementara itu pelaksana proyek Chandra mengakui pihaknya terpaksa merumahkan ratusan karyawan. Karena tidak ada pekerjaan dari pemerintah saat ini. “Mau tak mau, kami terpaksa rumahkan. Kita tak mampu lagi menanggung biaya,” paparnya.

Chandra menjelaskan rata-rata para pekerja itu statusnya harian. Jadi mereka dibayar sekitar Rp150.000) sampai Rp200.000/hari. “Kalau mereka kerja dibayar langsung, kalau tidak masuk kerja, otomatis tidak dibayar,” imbuhnya.

Jadi, sambungnya, kalangan buruh harian ini yang langsung terdampak merasakan Covid-19. ***

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top