JAKARTA,SUARAINVESTOR.COM – Indonesian Democracy and Education (IDE) Preneur dan Green Democracy institute (GDI) menyelenggarakan Golf Charity 2026, di Karawaci Tangerang Banten pada Jumat (17/7/2026). Organsasi pemuda binaan Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Sultan Baktiar Najamudin itu sebelumnya pernah sukses menyelenggarakan Golf Charity pada tahun 2025 lalu, hasilnya disumbangkan untuk memperbaiki dan melengkapi fasilitas salah satu Sekolah Dasar di So’e Nusa Tenggara Timur (NTT).
“Program amal ini adalah bagian dari upaya kami dalam mendukung pemerintah dalam menyiapkan SDM dan ekosistem sekolah di daerah. Niat dan motivasinya sederhana, hanya silaturahmi dan menghimpun kemurahan hati dari para Golfers untuk disalurkan ke daerah yang membutuhkan,” tegas Sultan, Sabtu (18/7/2026).
Menurutnya, pendidikan adalah fondasi pembangunan nasional. Sehingga agenda pembangunan nasional harus dimulai dengan menyiapkan kapasitas kognitif fasilitas pendidikan yang memadai.
“Kami mengajak semua elemen bangsa terutama para Pengusaha Muda untuk mendukung program prioritas pemerintah yang mengarah pada peningkatan kualitas SDM, seperti program MBG, Sekolah Rakyat dan lainnya,” tegas Mantan Ketua HIPMI Bengkulu itu.
“Atas nama lembaga DPD RI, kami mengapresiasi dan menyambut baik Program Amal IDE Preneur yang mengagumkan ini. Insha Allah ke depan skala kegiatan ini semakin besar, sehingga dapat membantu lebih banyak sekolah di daerah,” ujarnya.
Ketua Panitia Golf Charity IDE Preneur 2026 Putra, ini mengungkapkan bahwa hasil program amal ini akan disalurkan untuk memperbaiki bangunan salah satu Sekolah Dasar di Daerah Bengkulu Selatan. “Kami telah melakukan penilaian dan verifikasi terhadap kepada beberapa calon sekolah penerima bantuan hasil Golf Charity kali ini. Dan pilihannya diberikan kepada SD Negeri 35 Bengkulu Selatan,” ungkapnya.
Hadir dalam program Amal Golf Charity tersebut Ratusan Pengusaha dan Golfer dari dalam hingga luar negeri. Mantan ketua Mahkamah Agung (MA) Prof. Muhammad Syarifuddin beserta beberapa Mantan Hakim Agung lainnya pun turut berpartispasi.
Selain itu, Duta Besar Negara Sahabat, seperti Duta Besar Thailand, Laos dan Special Envoy of the President of the Republic of Seychelles for ASEAN, hingga Pengusaha asal Korea dan China.
Penulis: M Arpas
Editor: Budiana








