Nasional

Kepercayaan Publik Tembus 76,4%, Dipo Apresiasi Program Kerja Polri dan Evaluasi Berjalan Tepat Sasaran

Kepercayaan Publik Tembus 76,4%, Dipo Apresiasi Program Kerja Polri dan Evaluasi Berjalan Tepat Sasaran
Anggota Komisi III DPR RI, NM Dipo Nusantara Pua Upa bersama Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo usai Raker di DPR/Foto: Dok Pribadi

JAKARTA, SUARAINVESTOR.COM– Anggota Komisi III DPR RI, NM Dipo Nusantara Pua Upa mengapresiasi kinerja Polri di bawah Komando Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo yang mendapat kepercayaan masyarakat cukup tinggi. Berdasarkan hasil survei Lembaga Indikator Politik Indonesia pada 20-24 Juni 2023, tingkat kepercayaan publik ke Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) sebesar 76,4 persen. “Tentu ini kinerja yang memuaskan dan perlu diapresiasi. Karena tidak mudah mendapatkan kepercayaan publik,” katanya kepada wartawan, di Jakarta, Senin (3/7/2023).

Lebih jauh Dipo sapaan akrabnya menambahkan bahwa kepercayaan publik yang tinggi, membuktikan sejumlah program kerja Polri berjalan tepat sasaran dan berjalan sesuai harapan. Karena itu capaian tersebut harus dijaga betul agar kepercayaan rakyat ini tidak disia-siakan. “Evaluasi-evaluasi internal Polri juga berjalan sesuai dengan keingin masyarakat,” ucapnya.

Politisi PKB itu menegaskan Polri telah mampu mengatasi masa-masa sulit, seperti kasus yang melibatkan Komjen Pol Ferdy Sambo dan Irjen Teddy Minahasa. “Kasus-kasus besar ini menjadi perhatian publik dan Polri merespon dengan tepat,” ungkapnya lagi.

Legislator dari Dapil NTT I itu mendorong agar Polri menerapkan langkah punish and reward secara transparan dan obyektif bagi jajaran internal. Sehingga sikap profesionalisme tetap terjaga dan terukur.

Sebelumnya, Peneliti Utama Indikator Politik Indonesia (IPI), Burhanuddin Muhtadi mengatakan tingkat kepercayaan terhadap Polri yakni 10,8 persen sangat percaya dan 65,6 persen cukup percaya. “Jadi yang percaya terhadap polisi di bulan Juni 2023 itu sudah mencapai 76,4 persen yang mengatakan sangat percaya 10,8 persen. Kita gabung dengan mengatakan cukup percaya,” ujar Burhanuddin, Minggu (2/7/2023).

Kata dia, kurang dari setahun Polri bisa memulihkan citranya. Berdasarkan survei yang mereka lakukan pada bulan Agustus 2022, kepercayaan publik terhadap Korps Bhayangkara berada di angka 54 persen. Angka itu terjun bebas pasca adanya kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat yang dilakukan eks Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan Polri, Ferdy Sambo. “Saat itu, kurang lebih sebulan setelah Sambo membetot perhatian publik itu kita sampaikan itulah trust paling rendah polisi kita umumkan saat itu,” ujarnya.

Namun, kurang dari setahun Polri berhasil memulihkan citranya bahkan sedikit menyalip Komisi Pemberantasan Korupsi alias KPK. Adapun tren kepercayaan terhadap Polri dalam pemberantasan korupsi juga meningkat. Pada Agustus 2022 cuma 63,9 persen. Kini pada Juni 2023 berada di angka 69,2 persen. Selain itu, dalam survei juga disebutkan bahwa masyarakat menyampaikan hubungan TNI-Polri di wilayahnya. Hasilnya mayoritas menilai baik hubungan TNI-Polri dimana 10 persen sangat baik dan 81,8 persen baik. Lebih lanjut, mayoritas masyarakat percaya institusi Polri mampu membenahi internal dimana 2,9 persen sangat percaya dan 66,8 persen percaya.***

Penulis     :   Budiana

Editor       :   Budiana

BERITA POPULER

To Top