JAKARTA, SUARAINVESTOR.COM–
PT.Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk membangun gedung guna mendorong pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur. Adapun bangunan tersebut di lahan seluas 1,3 hektare, gedung tersebut akan memiliki delapan lantai dengan luas bangunan sekitar 1,6 hektare. “Melalui pembangunan fasilitas tersebut, BRI berniat membagikan hasil riset /kajian tentang berbagai aspek yang berkaitan dengan pengembangan dan pemberdayaan UMKM di Indonesia,” kata Direktur Utama BRI Sunarso di Jakarta, Kamis (29/2/2024).
Lebih jauh Sunarso menjelaskan bahwa pembangunan gedung BRI International Microfinance IKN yang diresmikan oleh Presiden Joko Widodo, membutuhkan investasi sekitar Rp400 miliar, dengan waktu pengerjaan 1,5 tahun. “Ini sebenarnya kita akan gunakan untuk pameran, seminar, untuk menerima kunjungan dari pihak-pihak dari dalam maupun luar negeri yang berminat untuk memberdayakan masyarakat melalui UMKM,” ujarnya.
Melalui pembangunan fasilitas tersebut, BRI berniat membagikan hasil riset /kajian tentang berbagai aspek yang berkaitan dengan pengembangan dan pemberdayaan UMKM di Indonesia.
Riset yang dihasilkan oleh BRI Research Institute (BRIRINS) itu disebutnya juga telah dipublikasikan dalam forum internasional, seperti Forum Ekonomi Dunia (WEF) dan Harvard Business Review.
Riset tersebut mencakup BRI Micro & SME Index yang mengukur tiga hal, yaitu aktivitas bisnis di UMKM, tingkat optimisme pelaku UMKM memandang tiga bulan ke depan, serta tingkat kepercayaan pelaku UMKM terhadap kebijakan pemerintah terutama dalam pengelolaan ekonomi.
“Alhamdullilah indeks kita di atas 100, artinya geliat UMKM sudah baik. UMKM memandang optimistis tiga bulan ke depan dan merasa percaya pada kemampuan pemerintah untuk mengelola perekonomian. Hal-hal seperti itu yang akan kita share di gedung BRI International Microfinance IKN ini,” tutur Sunarso.
Lebih lanjut, dia memastikan bahwa gedung BRI itu akan dibangun dengan menerapkan prinsip-prinsip prinsip ESG atau lingkungan, sosial, dan tata kelola yang baik. “Ini nanti konsepnya green building, tadi kita lihat di gambarnya sampai lantai paling atas pun akan kita tanami (tumbuhan). Kemudian prinsip sosial itu pasti karena orientasinya pada pemberdayaan masyarakat banyak melalui UMKM,” paparnya.
Dia pun memastikan bahwa BRI bekerja sama dengan Otorita IKN akan segera merampungkan urusan perizinan dan semua prosedur yang diperlukan guna memastikan terpenuhinya prinsip tata kelola yang baik.***
Penulis : Iwan Damiri
Editor : Kamsari








