Industri & Perdagangan

Gelaran Muktamar NU Mampu Bangkitkan UMKM

Gelaran Muktamar NU Mampu Bangkitkan UMKM

LAMPUNG TENGAH, SUARAINVESTOR.COM-
Gelaran Muktamar NU ke 34 membangkitkan UMKM yang selama ini lesu akibat pandemi Covid-19. Mulai dari pedagang Bakso Soto, pedagang kopi, penjual pernak pernik muktamar, peci, sarung hingga busana muslim.

Salah satu, UMKM yang pedagang Bakso dan Soto yang berada sekitar lingkungan Pondok Pesantren Darussaadah, Gunung Sugih, Frida mengaku pihaknya datang dari Jakarta Timur sejak senin, 20/12/2022 dan berencana berdagang hingga akhir Muktamar NU.

Bersama 10 orang anggotanya, Frida menyewa mobil guna membawa perangkat dagangan dari Jakarta menuju Arena Muktamar NU, di Ponpes Darussaadah. “Kita ikuti protokol kesehatan. Test Antigen, semua karyawan menggunakan masker,” katanya kepada suarainvestor.com, di Lampung Tengah, Rabu (22/12/2021).

Disinggung biaya sewa lokasi untuk dagang Bakso-Soto, Frida mengaku sekitar Rp6 juta rupiah. Namun saat mau membuka outletnya ada larangan dari panitia, karena ada surat dari Pemda Lampung yang melarang berjualan sekitar Ponpes.

Namun dia terpaksa berdagang, karena banyak muktamirin yang belum sarapan pagi dan meminta untuk dibuatkan. “Ya, terpaksalah mas, kita lihat kasihan para muktamirin kelaparan, belum makan lagi. Jadi kita layani mereka,” ungkapnya.

Ditanya soal keuntungan, Frida mengaku yang penting cukup. Dia sudah biasa jualan dari muktamar ke muktamar. “Kalau situasi normal, Rp10 juta lebih. Namun karena masih ada Covid-19, jadi belum bisa diprediksi. Namun harapannya sama dengan normal,” jelasnya.

Berdasarkan pengalaman, rata-rata pendapatan bersih itu bisa sekitar Rp10 juta hingga Rp15 juta. “Itu sudah dikurangi biaya operasional, misalnya sewa kendaraan, sewa lokasi, makan dan gaji karyawan,” pungkasnya. ***

Penulis   :  Iwan Damiri
Editor     :  Kamsari

 

BERITA POPULER

To Top