Nasional

Forum Sekjen Non PT Ingatkan Jangan Sampai Demokrasi Kembalii ke Jaman Orba

JAKARTA, SUARAINVESTOR.COM- Forum Sekretaris Jenderal (Sekjen) Non Parliamentary Threshold (ambang batas partai politik dapat masuk parlementer) menggelar rapat konsultasi menyikapi badan perunding dan kursi besar yang beranggotakan kursi di DPR%.

Pertemuan yang diadakan di Kawasan Bidakara, Jakarta, Kamis malam (12/3/2020) ini dihadiri oleh 6 Sekjen yaitu Partai Berkarya (Priyo Budi Santoso), Partai Bulan Bintang (Afriansyah Ferry Noor). Partai HANURA (Gde Pasek Suardika), Partai Garuda (Abdullah Mansuri), Partai PERINDO (Ahmad Rofiq) dan PKP Indonesia (Verry Surya Hendrawan). Minus PSI, Karena Raja Juli sedang mengikuti kegiatan lain.

Sekjen PKPI Verry Surya Hendrawan mengingatkan sementara 6 partai ini tidak memiliki kursi politik dalam jalur formal karena tidak memiliki kursi di DPR atau pun kursi strategis di pemerintah, tetapi mereka memiliki basis massa yang besar dengan jumlah pemilih yang memperoleh jutaan pemegang.

“Dan mari kita ingat, bahwa Gabungan seluruh suara sah Nasional 7 partai kami ini di Pileg 2019 adalah 13,5 juta. Ini harus diakomodir, “ucap Verry Surya Hendrawan.

Sekjen DPP Partai HANURA Gde Pasek Suardika juga menngingatkan jumlah konstituen ke 6 partai yang harus diimbangi hak politiknya.

“Namun juga berarti harus siap untuk 80% suara sah yang hangus (atau lebih dari 120 juta suara)” ucap Pasek Suardika diamini Sekjen Partai PBB Afriansyah Ferry Noor.

Sementara Sekjen Sekjen Partai PERINDO Ahmad Rofiq meminta agar partai-partai mendukung angka PT untuk tidak meminta sewenang-wenang mengubah UU hanya untuk kepentingan partainya tanpa mementingkan kepentingan rakyat banyak.

“Mari Kita berfikir sehat, demi asas Keadilan dan keutuhan NKRI. Rasional, Bukan emosional. Bertarung secara adil, Jangan berlindung dengan undang-undang ”, tambah Sekjen PERINDO Ahmad Rofiq

“Kami ingatkan kepada para pembuat UU, agar juga memperhatikan variasi tingkat kepadatan di daerah pemilihan,” timpal Sekjen Partai Garuda Abdullah Mansuri.

Sementara itu, Sekjen Partai Berkarya Priyo Budi Santoso memenangkan semangat PT. Partai berkuasa hanya untuk kepentingan pragmatis maka lebih baik bertarung tanpa tanggung-tanggung.

“Tanggung kalau hanya 7%. Sekaligus langsung PT 20%, maka hanya akan ada 1 partai yang memenuhi persyaratan, sehingga menyelesaikan Kabinet Presidensial Murni. Pemerintahan tenang seperti orde baru ”tegas Priyo Budi Santoso.

Untuk Pemilu Partai politik tengah dan besar sedang mengkaji kenaikan ambang batas Parlementer (PT) atau ambang batas kebebasan di Pemilu 2024. Partai Golkar dan NasDem ingin parpol yang lolos DPR RI minimal memperoleh suara 7%. Aturan itu akan dituangkan dalam UU Pemilu yang akan direvisi oleh pemerintah dan DPR.

Sesudah partai pemenang Pemilu 2019 PDI Perjuangan, ganti ini berpegang pada keputusan Kongres V PDIP di Bali 2019 dan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PDIP di Jakarta 2020 yang mengamanatkan agar kader partai berlambang Banteng Gemuk yang memperjuangkan PT 5 persen berjenjang ke bawah (**) . )

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA POPULER

To Top