Market

Ekonomi Indonesia Diprediksi Pulih Pada 2022

JAKARTA, SUARAINVESTOR.COM-Dampak pandemi Covid-19 membuat semua sektor kehidupan menjadi berantakan. Tak terkecuali ekonomi global, bahkan menjadi tidak pasti. Oleh karena itu pelaku usaha, mau tak mau harus mengubah pola bisnis agar bisa bertahan dan bangkit.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir optimistis ekonomi Indonesia bisa kembali pulih secara bertahap dalam waktu dekat. Bahkan ekonomi Indonesia bisa tumbuh seperti tahun lalu pada triwulan pertama 2022. “Ekonomi kita sampai akhir tahun ini recovery-nya mungkin 40-60%, tahun depan baru 75% ke atas,” katanya di Jakarta, Kamis (9/7/2020).

Lebih jauh kata Erick, pelaku usaha yang mengubah pola bisnisnya saat normal baru justru memiliki semangat berubah. Pelaku usaha memang harus beradaptasi hingga vaksin Covid-19 ditemukan. “Kalau bisa vaksin ini ditemukan di akhir tahun dan bisa diproduksi, tentu tahun depan bisa ada solusinya,” ujarnya.

Namun begitu, Pemilik Mahaka Group ini mengingatkan masyarakat tetap disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan. Masalahnya, kasus Covid-19 di beberapa daerah meningkat. Karena masyarakat Indonesia tidak akan bisa disiplin menjalankan protokol kesehatan jika ditakut-takuti atau diancam.

Oleh karena itu, dia meminta perusahaan pelat merah disiplin menjalankan protokol kesehatan selama periode normal baru. Dengan cara tersebut, protokol kesehatan bisa menjadi tren dan diikuti oleh masyarakat. “Diharapkan awareness yang kami lakukan ini menjadi tren. Tentu kami jadi embrio agar masyarakat mengikuti,” ucapnya.

Sementara itu, beberapa perusahaan BUMN memberikan bantuan kepada tenaga medis. Seperti Bank Rakyat Indonesia (BRI) yang menyumbang Rp 5 miliar dan Bank Negara Indonesia (BNI) yang menyerahkan Rp 2 miliar kepada Hotel Indonesia Group untuk membayar fasilitas akomodasi para tenaga medis.

Selain itu, Telkomsel memberikan bantuan 10.000 paket data, serta PLN mendonasikan Rp 40 miliar kepada Yayasan BUMN untuk digunakan dalam mendukung kegiatan sosial bagi masyarakat terdampak pandemi. ***

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top