Market

DPR Usir Dirut Inalum, Uchok: Tak Usah Ngancam Kalau Cuma Minta CSR

JAKARTA, SUARAINVESTOR.COM
Insiden pengusiran mitra kerja Komisi VII DPR dengan kata-kata kasar sangat mencoreng wajah DPR. Bahkan lembaga legislatif ini tidak memiliki adab untuk menghormati tamunya yang diundang.

Padahal sangat jelas dalam Tatib DPR dan Kode Etik DPR sudah mengaturnya. “Rapat di DPR seharusnya santun dan saling menghormati. Bukan marah marah di forum, tidak elok dilihat publik,” kata Direktur Eksekutif Center For Budget Analysis (CBA) Uchok Sky Khadafi kepada wartawan di Jakarta, Jumat (3/6/2020).

Lebih jauh kata Uchok, Kalau Dirut Inalum Orias Petrus Moedak tidak membawa bahan yang lengkap, seharusnya DPR yang punya bahan lengkap untuk mengkritik pihak PT Inalum. “Jangan dua duanya tidak punya bahan materi, Inalum kurang lengkap, DPR juga tidak punya, jangan dong yang muncul kata kata kurang ajar, atau misalnya kata-kata binatang di gedung rakyat terhormat,” ungkapnya.

Akibat dari ini semua, lanjut Uchok, kemudian muncul kata kata kasar dan Pansus. “Yang aneh juga, kok yang muncul malah membahas CSR baru pada adem. Jelas bukan substansi dari rapat tersebut.”

Menurut Uchok, ternyata CSR itu seperti gula-gula (perment) bisa meredakan kemarahan anggota dewan. “Mestinya dari awal dong minta bahas CSR, jangan ngancam -ngancam dengan kata kasar atau pansus,” paparnya lagi.

Bahkan Uchok menyayangkan dan menduga DPR bermain-bermain membahas Inalum.
“Jangan main terus Sandiwaranya, nanti lupa sama rakyamu,” imbuhnya.

Sebelumnya dalam rapat tersebut, anggota Komisi VII DPR Muhammad Nasir sempat menggebrak meja dan menyuruh Orias meninggalkan ruang rapat. “Itu yang kami khawatirkan. Makanya, kita minta data detailnya. Kalau Bapak sekali lagi gini, saya suruh Bapak keluar dari rapat,” kata Nasir.

“Kalau Bapak suruh saya keluar, ya saya keluar,” timpal Orias.

“Iya, Bapak bagus keluar, karena enggak ada gunanya Bapak rapat di sini. DPR ini bukan buat main-main. Anda bukan main-main di sini!” suara Nasir semakin meninggi.

“Saya enggak main-main,” jawab Orias.

“Jadi, Anda kalau rapat, harus lengkap bahannya. Enak betul Anda di sini! Siapa yang naruh Anda di sini? Percuma naruh orang kayak gini. Ngerti? Kurang ajar Anda!” tegas Nasir.

“Kurang ajar Anda di sini. Kalau Anda enggak senang, Anda keluar! Kau pikir punya Saudara kau ini semua?” imbuhnya. ***

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top