Property

Dampak Kebijakan New Normal, Hotel Mulai Banjir Wisatawan

Yello Hotel Manggarai

JAKARTA, SUARAINVESTOR.COM-Kebijakan New Normal yang dilakukan pemerintah memberi angin segar industri pariwisata nasional. Sejumlah hotel kembali menggeliat dan menerima kunjungan turis, baik wisatawan lokal maupun mancanegara.  Namun begitu, hotel dan kawasan wisata tetap menerapkan protokol kesehatan demi mencegah penyebaran Covid-19.

Sehubungan dengan peraturan yang dikemukakan oleh WHO dan Pemerintah Republik Indonesia mengenai tatanan kehidupan baru terhadap keadaan pandemi seperti ini. YELLO Hotel Manggarai Jakarta terapkan pelayanan yang optimal dengan standar kebersihan dan kehigienisan yang ketat, untuk memanjakan konsumen baik untuk yang menginap, menyantap makanan di restoran maupun menyelenggarakan pertemuan. Seluruh karyawan hotel yang bertugas dilengkapi dengan alat pelindung diri seperti face shield, masker dan sarung tangan, disesuaikan dengan tugas pekerjaan masing-masing.

Meja kasir dan resepsionis juga sudah menggunakan partisia krilik dan batas kapasitasnya sebesar 50%, karena dalam satu meja hanya diizinkan untuk 2 orang saja. “Kami benar – benar memperhatikan kenyamanan dan keamanan tamu. Saat di lobi misalnya saja sudah ada tempat cuci tangan, kemudian juga ditambah stiker jaga jarak antrean dan di meja resepsionis diberikan partisi akrilik untuk membantasi kontak fisik antara karyawan dengan tamu dan kami juga sediakan hand sanitizer,” ucap Taufik, Hotel Manager YELLO Manggarai Jakarta, Kamis, (5/11/2020).

Taufik menjelaskan, penggantian sprei dan duvet tempat tidur, sarung bantal juga dilakukan langsung setelah tamu yang sebelumnya check-out, sesuai dengan standar SOP new normal pariwisata. Selain itu, penyemprotan cairan desinfektan dilakukan beberapa jam sebelumtamu check-in. Kebiasaan baru untuk para tamu juga diterapkan, pelayanan makan dan minum kini menggunakan scan barcode dan penggunaan food cover saat makanan disajikan. Sedangkan untuk layanan antar ke kamar, tamu dipersilahkan untuk mengambil langsung makanan dari trolley antar yang sudah disiapkan di depan pintu kamar.

Selain itu, kata Taufik, ada pengaturan terhadap tamu yang menyelenggarakan acara pertemuan, diterapkan jarak antar meja dan kursi panjang 1,5 meter. Kapasitas ruangan maksimal 50% dari normalnya dan makanan prasmanan yang dilayani langsung.“Penerapan SOP ini sangatlah penting, bukti bahwa kami serius melindungi tamu dan karyawan yang bekerja di YELLO Manggarai Jakarta.Sebagian besar pengorderan juga sudah melalui QR sistem. Kebiasaan baru ini sudah kami terapkan, sehingga kontakfisik antara tamu dengan karyawan bisa terhindarkan.Kami juga rutin untuk mendesinfektan area hotel secara berkala,” pungkas Taufik.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Kamis (5/11/2020), jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia bulan September 2020 mengalami penurunan drastis sebesar 88,95 persen dibandingkan dengan jumlah kunjungan September 2019. Kondisi yang sama juga terjadi jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya, Agustus 2020, dengan penurunan sebesar 5,94 persen. Secara kumulatif (Januari–September 2020), jumlah kunjungan wisman ke Indonesia mencapai 3,56 juta kunjungan atau turun sebesar 70,57 persen jika dibandingkan dengan jumlah kunjungan wisman pada periode yang sama tahun 2019 yang berjumlah 12,10 juta kunjungan.

Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel klasifikasi bintang di Indonesia pada September 2020 mencapai rata-rata 32,12 persen atau turun 21,40 poin dibandingkan dengan TPK bulan yang sama tahun 2019 yang tercatat sebesar 53,52 persen. Jika dibandingkan dengan TPK Agustus 2020, TPK bulan ini juga mengalami penurunan sebesar 0,81 poin. Rata-rata lama menginap tamu asing dan Indonesia pada hotel klasifikasi bintang selama September 2020 tercatat sebesar 1,73 hari, terjadi penurunan sebesar 0,11 poin jika dibandingkan dengan keadaan September 2019. ***

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top