Market

April-Juni 2024, Tarif Listrik Non Subsidi Tidak Naik

April-Juni 2024, Tarif Listrik Non Subsidi Tidak Naik
Jaringan SUTET PLN/Foto: Dok Suarainvestor

JAKARTA, SUARAINVESTOR.COM- Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memutuskan bahwa tarif listrik non subsidi pada Triwulan II Tahun 2024, tidak mengalami perubahan. Artinya, harga tarif listrik yang berlaku bulan April, Mei, dan Juni 2024, akan tetap sama dengan yang berlaku saat ini.

Perlu diketahui, tarif listrik bagi 13 pelanggan non subsidi akan dilakukan penyesuaian setiap tiga bulan sekali. Hal ini mengacu pada Peraturan Menteri ESDM Nomor 28 Tahun 2016 jo. Peraturan Menteri ESDM Nomor 8 Tahun 2023. “Namun untuk menjaga daya beli masyarakat, pemerintah memutuskan tarif listrik tetap atau tidak naik,” kata Direktur Jenderal Ketenagalistrikan ESDM, Jisman Hutajul di Jakarta, Selasa (26/3/2024).

Penyesuaian tarif tenaga listrik bagi pelanggan non subsidi mengacu pada perubahan terhadap realisasi parameter ekonomi makro, seperti kurs, Indonesian Crude Price (ICP), inflasi, serta Harga Batubara Acuan (HBA). Adapun parameter ekonomi makro yang digunakan untuk penetapan tarif listrik pada April-Juni 2024, adalah realisasi pada bulan November 2023, Desember 2023, dan Januari 2024.

Yakni kurs sebesar Rp15.580,53/USD, ICP sebesar USD77,42/barrel, inflasi sebesar 0,28%, dan HBA sebesar 70 USD/ton sesuai kebijakan DMO Batubara. “Berdasarkan empat parameter tersebut, seharusnya penyesuaian tarif tenaga listrik atau tariff adjustment bagi pelanggan nonsubsidi mengalami kenaikan jika dibandingkan dengan tarif pada triwulan I 2024,” ujarnya.

Sementara itu, tarif tenaga listrik untuk 25 golongan pelanggan bersubsidi juga tidak mengalami perubahan dan tetap diberikan subsidi listrik. Ini termasuk pelanggan sosial, rumah tangga miskin, industri kecil, serta pelanggan yang peruntukan listriknya bagi usaha mikro, kecil, dan menengah atau UMKM.

Daftar tarif listrik pada April-Juni 2024

Dikutip dari laman resmi PT.Perusahaan Listrik Negara (PLN), harga tarif listrik per kWh bagi pelanggan nonsubsidi yang berlaku selama bulan April-Juni 2024 sebagai berikut:

Golongan tarif listrik untuk keperluan rumah tangga kecil (R-1/TR) dengan daya 900 VA, tarif listrik per kWh reguler dan prabayar Rp 1.352

Golongan tarif listrik untuk keperluan rumah tangga kecil (R-1/TR) dengan daya 1.300 VA, tarif listrik per kWh reguler dan prabayar Rp 1.444,70

Golongan tarif listrik untuk keperluan rumah tangga kecil (R-1/TR) dengan daya 2.200 VA,tarif listrik per kWh reguler dan prabayar Rp 1.444,70

Golongan tarif listrik untuk keperluan rumah tangga menengah (R-2/TR) dengan daya 3.500-5.500 VA, tarif listrik per kWh reguler dan prabayar Rp 1.699,53

Golongan tarif listrik untuk keperluan rumah tangga besar (R-3/TR) dengan daya 6.600 VA ke atas, tarif listrik per kWh reguler dan prabayar Rp 1.699,53

Golongan tarif listrik untuk keperluan bisnis menengah (B-2/TR) dengan daya 6.600 VA hingga 200 kVA, tarif listrik per kWh reguler dan prabayar Rp 1.444,70

Golongan tarif listrik untuk keperluan kantor pemerintah sedang (P-1/TR) dengan daya 6.600 VA hingga 200 kVA, tarif listrik per kWh reguler dan prabayar Rp 1.699,53

Golongan tarif listrik untuk keperluan penerangan jalan umum (P-3/TR) dengan daya di atas 200 kVA, tarif listrik per kWh reguler dan prabayar Rp 1.699,53.

Sementara itu, daftar tarif listrik atau biaya listrik untuk sektor rumah tangga pada April-Juni 2024 sebagai berikut:

Pelanggan Rumah Tangga Daya 450 Volt Ampere (VA) bersubsidi sebesar Rp 415 per kWh

Pelanggan Rumah Tangga Daya 900 VA bersubsidi sebesar Rp 605 per kWh

Pelanggan Rumah Tangga Daya 900 VA RTM (Rumah Tangga Mampu) sebesar Rp 1.352 per kWh

Pelanggan Rumah Tangga Daya 1.300-2.200 VA sebesar Rp 1.444,70 per kWh

Pelanggan Rumah Tangga Daya 3.500 ke atas sebesar Rp 1.699,53 per kWh.***

Penulis     :   Chandra

Editor       :   Chandra

Print Friendly, PDF & Email

BERITA POPULER

To Top