Industri & Perdagangan

Ade Jona Prasetyo Nahkodai HIPMI 2026–2029, DNIKS Harapkan Pengusaha Muda Jadi Motor Kesejahteraan Sosial

Ade Jona Prasetyo Nahkodai HIPMI 2026–2029, DNIKS Harapkan Pengusaha Muda Jadi Motor Kesejahteraan Sosial

JAKARTA, SUARAINVESTOR.COM-Dewan Nasional Indonesia untuk Kesejahteraan Sosial (DNIKS) menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada Ade Jona Prasetyo atas terpilihnya secara aklamasi sebagai Ketua Umum Badan Pengurus Pusat (BPP) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) periode 2026–2029 dalam Musyawarah Nasional (Munas) HIPMI XVIII yang berlangsung di Bandar Lampung, Kamis (11/6/2026).

Terpilihnya Ade Jona Prasetyo secara aklamasi mencerminkan tingginya tingkat kepercayaan kader HIPMI terhadap kepemimpinan, kapasitas, serta visi yang diusung untuk membawa organisasi pengusaha muda terbesar di Indonesia tersebut menghadapi tantangan ekonomi nasional dan global yang semakin kompleks.

Ketua Umum DNIKS, H. A. Effendy Choirie, menyampaikan bahwa HIPMI memiliki posisi strategis sebagai wadah lahirnya generasi pengusaha nasional yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat sebagaimana amanat Pasal 34 UUD 1945. “DNIKS mengucapkan selamat kepada Saudara Ade Jona Prasetyo. Kami berharap di bawah kepemimpinannya, HIPMI semakin kuat menjadi lokomotif kewirausahaan nasional, menciptakan lapangan kerja yang luas, memperkuat UMKM, serta mendorong pemerataan pembangunan ekonomi hingga ke daerah-daerah,” ujar Effendy Choirie.

Menurut DNIKS, tantangan ekonomi yang dihadapi Indonesia saat ini memerlukan kolaborasi erat antara pemerintah, dunia usaha, organisasi masyarakat, dan sektor filantropi. Karena itu, HIPMI diharapkan dapat mengambil peran lebih besar dalam mendorong investasi produktif yang berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan rakyat.

Wakil Ketua Umum DNIKS, Rudi Andries juga menilai bahwa generasi pengusaha muda memiliki peran penting dalam mengakselerasi transformasi ekonomi nasional menuju Indonesia Emas 2045. Untuk itu, diperlukan kepemimpinan yang mampu membangun ekosistem usaha yang sehat, inovatif, dan inklusif. DNIKS berharap kepengurusan HIPMI periode 2026–2029 dapat memperkuat kemitraan antara dunia usaha dan program-program kesejahteraan sosial, termasuk pengembangan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR/TJSL), pemberdayaan masyarakat, penguatan ekonomi desa, ketahanan pangan, serta penciptaan lapangan kerja berbasis ekonomi hijau.

Selain itu, DNIKS juga mendorong HIPMI untuk mengambil peran strategis dalam pengembangan sektor-sektor masa depan seperti ekonomi digital, hilirisasi industri, energi terbarukan, perdagangan karbon, dan inovasi berbasis teknologi yang mampu meningkatkan daya saing Indonesia di tingkat global. “Pengusaha yang kuat akan melahirkan ekonomi yang kuat. Dan ekonomi yang kuat harus bermuara pada kesejahteraan sosial yang lebih adil dan merata. Semoga kepemimpinan Ade Jona Prasetyo membawa HIPMI semakin maju, profesional, serta menjadi mitra strategis bangsa dalam mewujudkan kemakmuran untuk seluruh rakyat Indonesia,” pungkas Rudi.

Selamat dan sukses kepada Ade Jona Prasetyo. Semoga amanah dalam memimpin HIPMI dan mampu membawa organisasi ini menjadi kekuatan besar bagi kemajuan ekonomi nasional serta kesejahteraan sosial Indonesia.***

Penulis    :  Iwan Damiri

Editor     :  Kamsari

BERITA POPULER

To Top