Industri & Perdagangan

Ada Pandemi, Survei: Konsumen Pilih Brand Lokal, Gojek Teratas

Gojek/Kompas.com

JAKARTA, SUARAINVESTOR.COM– Superapp Gojek muncul sebagai perusahaan lokal yang sangat digemari konsumen. Ini berdasarkan sebuah survei teranyar. Dalam survei yang dilakukan Blackbox, sebuah lembaga survei yang berbasis di Singapura, bersama Toluna bertajuk Into The Light: Understanding What Has Changed for Consumers During Covid-19 yang dirilis baru-baru ini, terdapat perubahan yang signifikan pada perilaku konsumen dalam beberapa bulan ini. Demikian mengutip Kompas.com, Senin (28/9/2020).

Hal ini terjadi akibat meningkatnya kencenderungan untuk beraktivitas belanja secara online dan penggunaan aplikasi berbasis digital. Sementara itu, kecintaan konsumen terhadap brand lokal, seperti Gojek, semakin menguat selama pandemi. Dalam survei itu, 8 dari 10 responden yang disurvei di Indonesia (91 persen) mengaku akan lebih memilih menggunakan brand asli Indonesia daripada brand asing.

Gojek dalam studi itu muncul sebagai brand lokal yang paling digemari di Indonesia karena paling membantu konsumen, memberi solusi bagi kebutuhan konsumen, dan proaktif dalam melakukan insiatif positif selama pandemi Covid-19. Dalam hal brand terfavorit di Indonesia, brand Gojek difavoritkan bersama Google dan Unilever. “Asal negara menjadi salah satu tren konsumsi yang berpotensi berubah di saat pandemi Covid-19. Para pebisnis harus mengerti hal ini bahwa dengan posisi ASEAN sebagai hub bagi lalu-lintas perdagangan regional maupun internasional, maka perubahan preferensi konsumen sangat penting untuk dipahami,” tulis Blackbox dalam laporannya.

“Apalagi, dengan adanya pandemi ini, akan terjadi penguatan pilihan konsumen terhadap brand lokal dan regional daripada brand internasional, yang berarti munculnya nasionalisme. Hal ini akan menguntungkan brand lokal untuk mendorong pemasaran dan produknya,” demikian bunyi laporan tersebut. Dalam studi tersebut, Blackbox melibatkan 4.780 responden di Singapura, Malaysia, Indonesia, Vietnam, Thailand, dan Filipina.

Menurut Yashan Cama, International Commercial Director of Blackbox Research, dukungan bagi brand Gojek sebagian besar disebabkan pemakaian berbagai layanan yang tercakup dalam ekosistem Gojek maupun mitranya sangat umum di Indonesia.

Selain itu, lanjutnya, sentimen terhadap brand Gojek sangat positif, sebagaimana ditunjukkan oleh Gojek melalui didirikannya Gojek Partner Support Fund (Dana Bantuan Mitra Gojek) untuk mendukung ketahanan ekonomi selama masa pandemi. “Kata ‘internasional’ ke depannya mungkin akan menjadi aneh. Gojek adalah contoh nyata bagaimana rasa nasionalisme itu menjadi salah satu faktor yang dipertimbangkan dalam pemilihan brand oleh konsumen,” kata Cama dalam keterangannya, Senin (28/9/2020).

Menurut dia, konsumen mulai berpikir untuk mendukung kemajuan perekonomian negaranya dan hal itu ditunjukkan dari brand yang dipilihnya dalam berbelanja. “Lagipula, ini bukan soal dukungan bagi brand lokal saja, tapi juga menunjukkan bagaimana sebuah brand lokal bisa berdampak signifikan bagi bangsanya melalui dukungannya terhadap perekonomian. Inilah mengapa masyarakat Indonesia ingin Gojek bisa terus bertahan maju,” jelas Cama.

Untuk itu, lanjut dia, perusahaan asing yang ingin berkompetisi di ranah lokal, mereka perlu mengkaji portofolio brand mereka dan sungguh-sungguh mempertimbangkan bagaimana mereka dapat melokalisasi brand mereka agar dapat mewakili nilai-nilai yang paling diapreasiasi oleh konsumen Indonesia. ***

Sumber: Kompas.com

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top