Nasional

125 Tewas, DPP BGD Desak Aparat Investigasi Tragedi Kemanusiaan Kanjuruhan

125 Tewas, DPP BGD Desak Aparat Investigasi Tragedi Kemanusiaan Kanjuruhan
125 Tewas, DPP BGD Desak Aparat Investigasi Tragedi Kemanusiaan Kanjuruhan/foto kompas.com

JAKARTA, SUARAINVESTOR.COMSekjen DPP Barikade Gus Dur (BGD), Pasang Haro Rajagukguk mengatakan tragedi di stadion Kanjuruhan Malang merupakan kejadian yang sangat menyedihkan karena memakan ratusan korban jiwa dan luka- luka. Tragedi seharusnya tidak terjadi jika manajemen atau pengaturan secara antisipatif dilakukan dengan baik.

Karena itu, DPP. Barisan Kader Gus Dur mendesak pemerintah melakukan investigasi cepat dan menyeluruh atas terjadinya tragedi kemanusiaan tersebut sehingga ada yang bertanggungjawab. “Ke depan pengamanan agar dilakukan lebih antisipatif utamanya dalam pengamanan pada olah raga berskala besar di kemudian hari, agar tidak terulang lagi,” katanya singkat.

Sementara itu Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) memberikan data terbaru jumlah korban akibat tragedi kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, yang terjadi pada Sabtu (1/10/2022) malam itu. Berdasarkan data dari Tim Kedokteran Polisi (Dokpol), total ada 450 korban yang meninggal dunia dan luka-luka. “Jumlah korban 450 orang,” kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo, Senin (3/10/2022).

Dedi menyebutkan, dari data tersebut, sebanyak 125 korban meninggal dunia. Kemudian, puluhan orang luka berat dan ratusan luka ringan.“Dokpol update data korban korban meninggal dunia 125 orang, korban luka berat 21 orang, dan korban luka ringan 304 orang,” jelas Dedi.

Diberitakan sebelumnya, Dinas Kesehatan Kabupaten Malang juga merilis jumlah korban meninggal ada sebanyak 125 jiwa.Korban-korban itu berasal Kabupaten Malang sebanyak 69 korban; Kota Malang 29 korban; Kota Batu 1 korban; Blitar 6 orang; dan Magetan 1 orang.

Kemudian, berasal dari Gresik 1 orang; Pasuruan 5 orang; Probolinggo 3 orang; Trenggalek 1 orang; Tulungagung 8 orang; dan tidak teridentifikasi 1 orang.”Jenazah korban sudah kami antar ke rumah duka masing-masing untuk disemayamkan,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang, drg Wiyanto Wijoyo, melalui pesan singkat, Minggu (2/10/2022).

Diberitakan sebelumnya, kerusuhan terjadi di stadion Kanjuruhan usai Arema FC mengalami kekalahan saat bertanding melawan Persebaya Surabaya dalam laga pekan ke-11 Liga 1 2022-2023, Sabtu (1/10/2022).

Penulis   : Ramadhan

Editor     : Budiana

 

BERITA POPULER

To Top