BENGKULU, SUARAINVESTOR.COM-Konsultan bisnis dan keuangan, Dr Sapuan resmi diwisuda. Dalam acara wisuda tersebut, Sapuan didampingi istri Tengku Nurliyana Habsjah yang juga Ketua Dewan Nasional Indonesia untuk Kesejahteraan Sosial (DNIKS).
Bupati Muko-Muko Periode 2021-2025 itu masuk dalam daftar wisudawan Univeristas Bengkulu periode ke 111 bersama dengan ribuan mahasiswa dari beragam fakultas. Sapuan resmi berhasil meraih gelar Doktor bidang Manajemen setelah berhasil menyelesaikan Program Studi Doktoral di Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Bengkulu (UNIB).
Pria kelahiran 27 Mei 1974 itu sukses meraih Indeks Prestasi Komulatif (IPK) 3,94 dan dinyatakan lulus dengan predikat cum laude. Pengalaman sebagai kepala daerah Muko Muko, ditambah dengan pengalaman pengusaha, membuat Sapuan tidak terlalu sulit menjawab semua pertanyaan penguji.
Sidang terbuka promosi doktor yang menandai pencapaian akademik Sapuan digelar di aula Universitas Bengkulu, Rabu (30/7/2025). Dalam sidang tersebut, Sapuan mempresentasikan dan mempertanggungjawabkan hasil disertasinya di hadapan tim promotor dan dewan penguji serta disaksikan oleh civitas akademika dan undangan yang hadir.
Dengan pencapaian ini, H. Sapuan menambah deretan tokoh daerah yang berhasil meraih gelar akademik tertinggi. Keberhasilannya tidak hanya mencerminkan dedikasi terhadap ilmu pengetahuan, tetapi juga menjadi inspirasi bagi para pejabat publik dan generasi muda untuk terus menempuh pendidikan hingga jenjang tertinggi. “Semoga Ilmu yang saya dapat ini bisa bermanfaat untuk masyarakat luas,” ujar Sapuan kepada wartawan melalui telepon selulernya, Kamis (11/9/2025).
Lebih jauh Sapuan mendorong kalangan milenial terjun menggeluti dunia usaha dan bisnis. Karena itulah, saat dirinya menjadi kepala daerah maka banyak mendorong UMKM agar mendapatkan perhatian dan akses pasar. “UMKM ini menjadi tulang punggung perekonomian nasional, jadi perannya sangat strategis,” ujarnya lagi yang mengaku sudah meluncurkan Buku “CEO Sebagai Sutradara Akusisi, Mengelola Reputasi, Resiko dan Persepsi Investor.”
Seperti diketahui, saat ujian desertasi Doktor, adapun tim promotor yang membimbing disertasi Sapuan terdiri dari Prof.Dr. Kamaludin, SE., MM selaku Ketua Promotor, Dr. Rina Suthia Hayu, SE., MM sebagai Co-Promotor I, serta Berto Usman, SE., M.Sc., Ph.D sebagai Co-Promotor II.
Sementara itu, jajaran dewan penguji yang turut menilai kelayakan disertasi tersebut antara lain: Prof. Dr. Efrizal Sofyan, SE., MSi., Ak., CA, Associate Prof. Dr. Suryanto, SE., MM, Prof. Dr. Muhartini Salim, SE., MM, Prof. Dr. Husaini, SE., M.Si., Ak., CA, Dr. Retno Agustina Ekaputri, SE., M.Sc.
Sementara itu, Rektor Universitas Bengkulu, Dr. Retno Agustina Ekaputri, SE, M.Sc., dalam sambutannya menekankan bahwa wisuda bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal dari babak baru dalam kehidupan.
Ia berharap para lulusan tidak hanya berbangga dengan gelar akademik, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan daerah. “Wisuda adalah titik awal untuk berkarya. Universitas Bengkulu percaya, para lulusan akan menjadi agen perubahan dan membawa manfaat di mana pun berada,” ungkapnya.
Dengan tuntasnya wisuda periode ke-111 ini, Universitas Bengkulu menaruh harapan besar agar seluruh wisudawan melangkah mantap menghadapi tantangan baru, baik di dunia kerja maupun dalam pengabdian kepada masyarakat.***
Penulis : Eko Cahyono
Editor : Eko Cahyono








