Market

Sinergi Pemkab-PHRI BPC Kabupaten Tangerang Optimis Industri Pariwisata Bangkit 2023

Sinergi Pemkab-PHRI BPC Kabupaten Tangerang Optimis Industri Pariwisata Bangkit 2023
Jajaran Pemkab Tangerang bersama DPC PHRI Tangerang dan DPD Banten PHRI/Foto: A Rohman

TANGERANG, SUARAINVESTOR.COM–Pandemi Covid-19 yang sudah melandai diyakini bisa membangkitkan sektor industri pariwisata, baik itu wisata hiburan, kuliner dan budaya. Pemkab Tangerang mengapresiasi PHRI BPC Kabupaten Tangerang atas seminar Peluang Bisnis Kuliner Pasca Pandemi. “Saya meyakini pada 2023 bisnis pariwisata akan bangkit kembali, karena sudah mulai adanya pengembangan 5 destinasi Pariwisata di Kabupaten Tangerang dan sudah tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Bupati berikutnya,” kata Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Kabupaten Tangerang, Ratih Rahmawati usai membuka seminar yang berlangsung di hotel Ibis Gading Serpong, Selasa (12/7/ 2022).

Ratih mengapresiasi PHRI BPC Kabupaten Tangerang yang berinisiatif membuat acara kegiatan “Peluang Bisnis Kuliner Pasca Pandemi”. Bahkan pihaknya selalu melibatkan PHRI terkait usulan kebijakan dari Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia serta ikut serta mensosialisasikan program pemerintah daerah. “Sebagai contoh untuk mendorong wisata Pemkab Tangerang menggelar fun bike mulai dari Intermoda dan nanti dalam perayaan HUT Kabupaten Tangerang pihaknya juga akan mengadakan fun bike dengan rute dari Tigaraksa sampai Ketapang Kecamatan Mauk,” jelas Ratih.

Sementara Ketua Harian PHRI BPD Banten, Ashok Kumar mengatakan ada beberapa hotel dan restoran yang mampu Break Event Point dimasa pandemi. Namun setelah pandemi ini pertanda bahwa sudah membuka satu pencerahan yang lebih baik sehingga teraplikasi dalam new normal kembali dan salah satu tatanan untuk kebangkitan pariwisata di Banten khususnya seluruh Indonesia. “Kalau untuk Industri Pariwisata dan Restoran di wilayah kota tingkat kunjungan maupun hunian sudah mengalami kenaikan yang signifikan akan tetapi tingkat hunian resort masih dibawah 50 persen, hanya di weekend tingkat hunian mampu mencapai 100 persen,” kata Ashok.

Sedangkan Ketua PHRI BPC Kabupaten Tangerang H. Arifin menuturkan tidak bisa dipungkiri bahwa pandemi yang menghantam keras berbagai sektor industri terutama sektor pariwisata memberikan dampak buruk bagi industri. Namun pandemi ini juga sekaligus membuka peluang baru yang lebih besar dari sektor kuliner. Berubahnya karakter pasar terutama cara memesan makanan dan minuman justru membuat potensi industri kuliner bertumbuh pesat. “Acara seminar peluang bisnis ini nantinya akan menjadi agenda rutin bagi PHRI BPC kabupaten Tangerang serta akan mengadakan kembali pameran guna membangitkan Industri Pariwisata Hotel dan Restoran di kabupaten Tangerang karena pajak hotel dan restoran mampu mendongkrak Pendapatan Asli Daerah,” tukas Arifin

Sebagai Informasi, seminar ini juga turut dihadir Linda Muhlis Ketua Harian 1 PHRI BPC Kabupaten Tangerang , Jimmy Surya Susanto sebagai pengusaha dan pemilik dari Telaga Seafood, Ardhu Dzakaras selaku Operation Manager pada hotel Ibis Gading Serpong serta Marcomm Manager hotel JHL Solitaire Serpong, Febrityas Soedibjo. ***

Penulis   :    A Rohman
Editor     :   Chandra

Print Friendly, PDF & Email
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA POPULER

To Top