Perbankan

Rombak Direksi dan Komisaris, OCBC NISP Bagi Dividen Rp2,43 Triliun

Rombak Direksi dan Komisaris, OCBC NISP Bagi Dividen Rp2,43 Triliun
Kantor Bank OCBC NISP, Jakarta/Foto: eko

JAKARTA, SUARAINVESTOR.COMPT.Bank OCBC NISP Tbk (OCBC) memutuskan membagi dividen tunai 50 persen dari laba bersih tahun buku 2024 senilai Rp2,43 triliun atau setara Rp106 per lembar saham. Keputusan pembagian dividen itu disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST). “PT Bank OCBC NISP Tbk telah menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Tahunan dan memperoleh persetujuan untuk keseluruhan agenda,” kata Presiden Direktur OCBC Parwati Surjaudaja di OCBC Tower Jakarta, Kamis (20/3/2025).

Lebih jauh Parwati menambahkan bahwa selain penetapan pembagian dividen, rapat menyepakati senilai Rp100 juta dari laba bersih disisihkan untuk cadangan umum serta sisanya ditetapkan sebagai laba ditahan. “RUPST OCBC juga menyetujui pembelian kembali saham (share buyback) perseroan dari pemegang saham publik 390.000 saham atau 0,002 persen dari total modal yang telah dikeluarkan dan disetor penuh dalam perseroan,” ujarnya lagi.

Buyback dilakukan dalam rangka pemberian remunerasi yang bersifat variabel kepada direksi dan karyawan dengan perkiraan biaya tidak melebihi Rp800 juta. Selanjutnya, agenda penting lainnya yang telah disepakati dalam RUPST, yaitu perubahan susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan antara lain mengangkat kembali Na Wu Beng sebagai Komisaris, Andrae Krishnawan W., dan Johannes Husin sebagai Direktur yang efektif sejak ditutupnya RUPST ini sampai dengan ditutupnya RUPST 2028.

Selanjutnya, rapat menyetujui untuk mengangkat Hartadi Agus Sarwono menjadi Komisaris Independen, efektif setelah memperoleh persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sampai dengan ditutupnya RUPST 2028. Pengunduran diri Joseph Chan Fook Onn sebagai Direktur disepakati dalam RUPST, yang efektif sejak ditutupnya RUPST 2025. Selain itu, rapat menyepakati untuk mengangkat Heriyanto sebagai Direktur yang efektif setelah memperoleh persetujuan OJK sampai dengan ditutupnya RUPST 2028.

Sebagai informasi, OCBC membukukan pertumbuhan laba bersih sebesar 19 persen year on year (yoy) menjadi Rp4,9 triliun pada 2024. Dengan capaian ini, return on equity (ROE) naik menjadi 13 persen. Total kredit yang disalurkan OCBC tumbuh 11 persen yoy mencapai Rp170,5 triliun dengan kualitas yang terjaga di mana rasio non-performing loan (NPL) bruto sebesar 1,6 persen atau lebih rendah dari rata-rata industri perbankan.

Sementara total simpanan nasabah atau dana pihak ketiga (DPK) meningkat 13 persen yoy menjadi Rp205,9 triliun, dengan current account saving account (CASA) sebesar 55,3 persen dari total DPK. Perseroan mencatat, OCBC juga memiliki modal yang kuat untuk mendukung pertumbuhan ke depan yang tecermin dalam capital adequacy ratio (CAR) sebesar 23,6 persen. Adapun Susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan dalam hasil RUPST sebagai berikut:

Dewan Komisaris

Presiden Komisaris        : Pramukti Surjaudaja

Komisaris                         : Wong Pik Kuen Helen

Komisaris                         : Na Wung Beng

Komisaris Independen : Hartadi Agus Sarwono

Komisaris Independen : Jusuf Halim

Komisaris Independen : Betti S. Alisjahbana

Komisaris Independen : Tan Siak Kwang Nicholas

Direksi

Presiden Direktur     : Parwati Surjaudaja

Direktur                      : Hartati

Direktur                      : Martin Widjaja

Direktur                      : Andrae Krishnawan W.

Direktur                      : Johannes Husin

Direktur                      : The Ka Jit

Direktur                     : Lili S. Budiana

Direktur                     : Heriyanto.***

Penulis : Iwan Damiri
Editor : Kamsari

BERITA POPULER

To Top