Market

Philips Beberkan Kesadaran Hidup Sehat Orang Asia

Philips Beberkan Kesadaran Hidup Sehat Orang Asia

JAKARTA, SUARAINVESTOR.COM– Royal Philips  mengumumkan hasil survei  mengenai Gaya Hidup Sehat di Asia. Survei terhadap 4.000 orang di Singapura, Indonesia, Korea Selatan, dan Thailand, dilakukan oleh lembaga penelitian Kantar Profiles Network, yang menyoroti perubahan sikap konsumen terhadap hidup sehat, teknologi kesehatan, dan kesehatan secara keseluruhan di Asia yang diakibatkan pandemi COVID-19. Dirilis menjelang Hari Merawat Diri Internasional pada 24 Juli 2022, survei ini menggarisbawahi peningkatan penekanan pada kesehatan preventif di Asia dan peran menjanjikan dari teknologi kesehatan pribadi dalam memungkinkan hidup yang lebih sehat dan perawatan diri yang lebih baik.

Business Leader and Personal Health Philips ASEAN Pacific, Muir Keir menjelaskan survei menunjukkan 33% responden di Indonesia merasa bahwa mereka masih dapat melakukan lebih dari usaha mereka saat ini untuk mempertahankan kesehatan dirinya. Di Indonesia, 49% responden menyebutkan kurangnya waktu untuk diri sendiri karena pekerjaan, keluarga, dan komitmen pribadi yang menjadi penghalang utama bagi mereka untuk menjaga kesehatan mereka dengan lebih baik. Beberapa cara yang dapat mendorong mereka untuk mulai bertindak menjaga kesehatan diri sendiri meliputi pengetahuan lebih tentang menjalani gaya hidup sehat (68%), pengetahuan yang lebih luas seputar penggunaan perangkat kesehatan pribadi dan teknologi untuk memantau kesehatan (54%), peningkatan akses ke fasilitas rekreasi dan penjangkauan komunitas pendidikan (42%) dan pemahaman yang lebih baik mengenai cara berbagi data yang didapatkan dari teknologi dan perangkat kesehatan pribadi dengan dokter (39%) dan diberikan akses yang lebih besar ke dokter (38%).

“Sangat menggembirakan melihat begitu banyak orang di wilayah Asia menyadari pentingnya menjaga kesehatan mereka dan mengatur kondisi saat ini. Salah satu cara untuk mendorong perawatan preventif bisa terletak pada penciptaan teknologi kesehatan yang lebih cerdas. Konsumen di wilayah Asia telah menunjukkan keterbukaan untuk berinteraksi dengan teknologi kesehatan yang menawarkan pendekatan kesehatan yang dipersonalisasi untuk hasil kesehatan yang lebih baik. Di Philips, kami sudah menerapkan hal ini melalui perangkat seperti sikat gigi pintar yang terhubung ke aplikasi konsumen, memberikan wawasan yang mendorong perkembangan perawatan kesehatan mulut yang lebih efektif,” ujar Muir Keir, Business Leader, Personal Health, Philips ASEAN Pacific, Jum’at (22/7/2022).

Sementara, Pim Preesman selaku President Director Philips Indonesia menuturkan, secara keseluruhan, di Asia, orang melihat potensi teknologi kesehatan pribadi lebih besar dari pemakaiannya saat ini. 70% dan 68% responden mengatakan mereka ingin lebih sering menggunakan teknologi dan perangkat kesehatan pribadi untuk melacak kondisi umum kesehatan mereka dan penyakit yang sudah ada sebelumnya dalam tiga tahun ke depan, berturut-turut. Di Indonesia, responden mengatakan mereka menginginkan hal yang sama, menunjukkan bahwa mereka ingin menggunakan teknologi dan perangkat kesehatan pribadi untuk melacak kesehatan umum mereka (84%) dan penyakit yang sudah ada sebelumnya (83%).

“Ada peluang yang besar untuk mengadopsi teknologi kesehatan pribadi di Indonesia secara lebih luas. Sistem perawatan kesehatan di seluruh Asia berada di bawah tekanan dan nilai terhadap perawatan diri dan pendekatan proaktif yang dilakukan oleh orang-orang untuk mencegah penyakit di masa depan dan untuk memaksimalkan kesehatan secara keseluruhan menjadi sangat penting. Dalam beberapa tahun terakhir, kami telah melihat kemungkinan-kemungkinan baru yang didorong oleh adopsi teknologi kesehatan pintar untuk memberdayakan orang untuk mencapai kesehatan terbaik mereka. Jika digunakan dengan tepat, perangkat ini dapat memberikan dampak yang lebih baik terhadap kesehatan, terutama jika masalah kesehatan terdeteksi sejak dini,” tukasnya.***

Penulis     :   A Rohman

Editor       :   Chandra

Print Friendly, PDF & Email

BERITA POPULER

To Top