Industri & Perdagangan

Pelaku UMKM Perlu Pahami Karakter Konsumen Daring

JAKARTA, SUARAINVESTOR.COM-Transaksi perdagangan melalui e-commerce terus merangkak naik, bahkan menjadi solusi bagi UMKM dalam situasi pandemi Covid-19. Namun untuk menggenjot omset perdagangan, UMKM perlu memiliki strategi, yakni target pasar. “Pelaku usaha perlu memahami karakter konsumen, mengingat 52 persen konsumen yang ingin berbelanja daring mencari informasi terlebih dahulu di toko daring dan hanya enam persen ke toko fisik,” kata Merchant Community and Engagement Lead Bukalapak, Ian Agisti Dewi Rani di Jakarta, Rabu, (22/7/2020).

Disisi lain, kata Dewi, pelaku UMKM perlu mengetahui demografi atau profil konsumen di antaranya usia, gender, status (menikah/belum menikah), kemudian lokasi konsumen agar memudahkan kampanye pemasaran. Selain itu, pelaku UMKM perlu memetakan jenis industri yang menjadi basis pekerjaan target konsumen, tingkat penghasilan konsumen untuk menentukan harga produk, hobi konsumen, dan cara konsumen mendapatkan informasi. “Apa melalui koran, media sosial, majalah atau spanduk, ini menentukan pengeluaran kita untuk pemasaran,” jelasnya.

Karakteristik gender, lanjut dia, juga menjadi pertimbangan khususnya dalam pengemasan misalnya jika target pasar adalah perempuan maka perlu memasukkan warna khas seperti merah muda.

Berdasarkan data yang dihimpun akhir 2019, sekitar 70 persen konsumennya adalah laki-laki dan 30 persen perempuan. Meski begitu, produk yang terjual paling banyak yakni kebutuhan rumah tangga, antara laki-laki dan perempuan dalam porsi yang sama yakni 11 persen. Dari data itu, lanjut dia, juga disebutkan bahwa laki-laki banyak membeli peralatan elektronik, peralatan yang sifatnya hobi dan koleksi, sedangkan perempuan lebih banyak membeli fesyen dan produk kecantikan.

Informasi itu di antaranya terkait harga, nama toko, merek, stok, biaya kirim hingga ulasan atau pengalaman konsumen lain yang sebelumnya melakukan transaksi.Sedangkan faktor yang menjadi pertimbangan konsumen membeli adalah harga yang didukung jaminan keamanan, hingga reputasi toko. Pengemasan juga menjadi perhatian konsumen di antaranya foto, judul produk, harga, peringkat hingga label untuk menambah kepercayaan dari konsumen yang diberikan e-commerce atas penilaian kinerja mereka. Penilaian itu, kata dia, di antaranya jumlah barang terjual, kecepatan respons, kecepatan pengiriman, hingga kecepatan menjawab pesan. ***

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top