JAKARTA, SUARAINVESTOR.COM-Sejumlah dewan pakar DNIKS memberikan masukan dan dorongan agar DNIKS lebih berperan aktif dan bekerjasama dengan perguruan tinggi untuk memberdayakan Kuliah Kerja Nyata (KKN). Sehingga implementasi Tri Darma Perguruan Tinggi benar-benar bisa dikonkretkan di masyarakat. “Kita menunggu Ketum DNIKS Gus Choi bisa hadir di Unisma Bekasi bertukar pikiran terkait kesejahteraan sosial,” kata Wakil Rektor Universitas Islam 45, Dr H Abdul Khoir yang hadir Konferensi Nasional Kesejahteraan Sosial di Jakarta, Kamis (13/3/ 2025).
Begitupun dengan Dewan Pakar, Prof Budiarjo yang menegaskan bahwa langkah DNIKS bekerjasama dengan BAZNAS adalah langkap tepat, karena inilah peta jalan DNIKS yang sedang dibuka aksesnya dan mau dijalankan. “Gus Choi sedang mengangkat batuan tektonik yang sudah runtuh, kemudian bisa dimunculkan kepermukaan,” ujarnya.
Menurut Budiarjo, penting sekali DNIKS untuk terus menggelar diskusi dengan berbagai pihak agar terus didengar masalah kesejahteraan sosial. “Semoga negara bisa menghadirkan dalam lembaga Dewan Kesejahteraan Sosial Nasional,” imbuhnya.
Saran juga datang, Ketua Perkumpulan Penyandang Disabilitas Pisik, Mahmud, pihaknya mendukung langkah-langkah kerjasama dengan berbagai lembaga, termasuk BAZNAS. Dengan begitu, para penyandang disabilitas phisik bisa mendapat perhatian serius.
Sementara itu Ketua Umum DNIKS Effendy Choirie menegaskan bahwa DNIKS menampung seluruh masukan, pikiran dan saran dari berbagai pihak, termasuk para pakar dalam Konferensi Nasional tersebut. “Saya setuju dengan adanya MoU dengan BAZNAS, sehingga posisinya lebih kuat dan nantinya bisa ditindaklanjuti,” terangnya.***
Penulis : Eko Cahyono
Editor : Eko Cahyono








