Investasi

MPR: Indonesia-Singapura Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Investasi Produktif 

MPR: Indonesia-Singapura Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Investasi Produktif 
Ketua MPR RI Ahmad Muzani/foto: John

JAKARTA, SUARAINVESTOR.COM—Ketua MPR Ahmad Muzani mengatakan Indonedia dan Singapura sepakat untuk meningkatkan kerja sama diberbagai bidang termasuk bidang investasi yang produktif.

Pernyataan tersebut disampaikannya usai menerima kunjungan PM Singapura Lawrence Wong yang sebelumnya bertemu dengan Presiden Prabowo Subianto.

Menurut Muzani, pihaknya ingin memanfaatkan kunjungan perdana menteri itu secara maksimal untuk mempererat hubungan kedua negara. “Kerjasama antara Indonesia dan Singapura di berbagai bidang sudah berjalan dengan baik. Karena itu kami ingin memaksimalkan kunjungan itu untuk mempererat hubungan kedua negara,” ujarnya. Menurut politisi Partai Gerindra itu, beberapa bidang kerja sama yang akan ditingkatkan termasuk bidang perdagangan, pariwisita, dan pertahanan.

Sedangkan di bidang investasi, Muzani menjelaskan bahwa kedua negara sepakat untuk meningkatkan kerja sama bidang investasi yang bernilai produktif. Hanya saja Muzani tidak memerinci sektor investasi yang produktif tersebut.
“PM Wong berharap hubungan kedua negara tidak hanya meningkat, tetapi juga menjadi lebih produktif lagi di masa datang,” ujarnya, Rabu (6/11/2024).

Dia menambahkan bahwa kunjungan PM Wong merupakan kunjungan pertama kepala pemerintahan sejak pemerintahan Prabowo dilantik pada 20 Oktober lalu.

Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat, pada semester I 2024 Singapura menyumbang investasi sebesar 8,9 miliar dolar Amerika Serikat (AS) di Indonesia. Pada Kuartal I 2024, dengan nilai total investasi sebesar Rp4,6 miliar. “Tiongkok, Hong Kong, Amerika Serikat nomor empat, Jepang nomor lima, enam Korea Selatan, Malaysia. Malaysia ini sebenarnya lot-nya lebih besar daripada Korea (Selatan) ini sebenarnya. Belanda, Inggris,” papar Menteri Investasi/Kepala BKPM, Bahlil Lahadalia, dalam Konferensi Pers Realisasi Investasi Triwulan II 2024 seperti dikutip Tirto.id (29/7/2024).

Berdasar data Bahlil, nilai investasi Cina di Indonesia secara kumulatif pada Januari-Juni 2024 tercatat sebesar 3,9 miliar dolar AS, sedangkan Hong Kong sebesar 3,8 miliar dolar AS dan Amerika Serikat 2,0 miliar dolar AS. Pada triwulan II 2024, negara asal investasi juga didominasi oleh Singapura (4,6 miliar dolar AS), Cina (2,0 miliar dolar AS), Hongkong (1,9 miliar dolar AS), Korea Selatan (1,3 miliar dolar AS), dan Amerika Serikat (0,9 miliar dolar AS).***

Penulis  : John A Oktaveri

Editor   : John A Oktaveri

 

BERITA POPULER

To Top