Industri & Perdagangan

LPT PWNU DKI Dorong Peningkatan SDM Melalui Beasiswa

LPT PWNU DKI Dorong Peningkatan SDM Melalui Beasiswa
Ketua LPT PWNU DKI Jakarta, Mulyadin Permana dalam acara "Buka Puasa Bersama dan Workshop Beasiswa 2025" berthema Mempersiapkan 1000 Sarjana dan Magister NU Skema Beasiswa Tahun 2025 di Jakarta, Sabtu (29/3/2025)

JAKARTA, SUARAINVESTOR.COM-Ketua Lembaga Pendidikan Tinggi PWNU DKI Jakarta, Mulyadin Permana mendorong kader-kader muda Nahdlatul Ulama (NU) terus bersemangat meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dengan meraih beasiwa S2.

Pasalnya, pencanangan Indonesia Emas 2045 harus dibarengi dengan SDM yang menguasai teknologi tinggi.. “Kami ingin menjalin kerjasama dengan berbagai pihak, termasuk Kemenag dan LPDP guna mewujudkan komitmen kami dalam memperluas akses pendidikan tinggi bagi santri,” katanya dalam acara “Buka Puasa Bersama dan Workshop Beasiswa 2025” berthema Mempersiapkan 1000 Sarjana dan Magister NU Skema Beasiswa Tahun 2025 di Jakarta, Sabtu (29/3/2025).

LPT PWNU DKI Dorong Peningkatan SDM Melalui Beasiswa

LPT PWNU DKI Jakarta Komit dengan dunia pendidikan/Foto: Istimewa

Oleh karena itu, kata Mulyadin, pihaknya berharap ada program yang bisa dikerjasamakan dengan LPT PWNU DKI Jakarta, sehingga bisa melahirkan generasi muda yang tidak hanya kuat dalam ilmu agama, tetapi juga memiliki keterampilan praktis yang dibutuhkan di era modern. Karena hanya dengan pendidikan maka bangsa itu bisa menjadi maju dan kuat. Bahkan mampu berkompetisi dengan bangsa-bangsa lain di dunia.

Sementara itu, Direktur Beasiswa LPDP Dwi Larso mengatakan total dana LPDP mencapai Rp155 Triliun sangat kecil dibandingkan Stanford University yang mencapai Rp1000 Triliun. Namun demikian, pihaknya akan mengelola dana LPDP ini dengan hati-hati untuk beasiswa pendidikan agar tetap merata.

Lebih jauh Dwi mengungkapkan bahwa jumlah pelamar beasiswa LPDP tahap 1 tahun 2025 yang hasil seleksi administrasinya baru diumumkan 7 Maret 2025 lalu. “Jadi pendaftarnya tahap 1, sekitar 38 ribu, ini paling tinggi. Tahun lalu 2 tahap, pendaftarnya 52 ribu. Kalau tahap 1 tahun ini 38 ribu, setahun ini bisa 76 ribu kalau sudah dua tahap,” ujarnya.

Menurut Dwi, LPDP makin populer hasil sosialisasi yang makin bagus. Kemudian di sisi lain juga dipercaya publik bahwa LPDP bisa diandalkan untuk memilih putra putri terbaik. “Jadi kita betul-betul pada proses seleksi kita, baik seleksi administrasi, kemudian yang belum punya LOA ada seleksi akademik, kemudian seleksi substansi dan semuanya sangat merit system. Semuanya pada sistem yang sudah mapan, semuanya dilakukan oleh para ahli dan skornya langsung keluar gitu kalau tes bakat skolastik sehingga basisnya pada ukuran-ukuran objektif,” urainya.

Lebih jauh Dwi berharap agar para alumni LPDP bisa menjadi pebisnis yang handal. Karena masih sedikit alumni S2 yang terjun ke dunia bisnis. “Diprediksi belum sampai 25% yang menjadi pelaku usaha,” imbuhnya.***

Penulis   :  Eko Cahyono

Editor     :  Eko Cahyono

BERITA POPULER

To Top