Perbankan

Lindungi Nasabah, OJK Ingatkan Bank Digital Berbunga Tinggi

Lindungi Nasabah, OJK Ingatkan Bank Digital Berbunga Tinggi
Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae dalam Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan 2024, Selasa (20/2/2024)/Sumber Foto: KOMPAS.com

JAKARTA, SUARAINVESTOR.COM– Industri perbankan digital diingatkan memperkuat perlindungan terhadap nasabah. Kondisi ini mengingat banyak bank digital menerapkan bunga tinggi, bahkan melebihi yang ditanggung Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) agar menarik nasabah dan meningkatkan dana pihak ketiga (DPK) mereka. “Berkaitan dengan dana yang tidak dijamin LPS, OJK mendorong penerapan pelindungan nasabah yang meliputi transparansi, edukasi konsumsi, pengawasan dan regulasi, serta perlindungan data,” kata Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae di Jakarta, Jumat, (15/3/2024).

Lebih jauh Dian menjelaskan bahwa OJK mendorong perbankan untuk memberikan informasi yang jelas dan lengkap, termasuk apakah produk tersebut dijamin oleh LPS atau tidak.

Menurut dia, edukasi keuangan penting agar calon nasabah dapat membuat keputusan yang baik dalam memilih produk keuangan sesuai kebutuhan mereka. “OJK juga terus memperketat regulasi dan pengawasan terhadap bank untuk memastikan mereka mematuhi standar keamanan, keadilan, dan transparansi dalam menawarkan produk dan layanan digital,” ujarnya lagi.

Dikatakan Dian, pihaknya akan terus memastikan bank-bank tersebut mengimplementasikan praktik perlindungan data pribadi nasabah dan transaksi keuangan sesuai standar yang berlaku. Untuk meningkatkan DPK, pihaknya menyarankan bank digital untuk meningkatkan inovasi produk dan layanan, teknologi, customer experience, efisiensi operasional, serta kolaborasi dan kemitraan.

Dian menyatakan bahwa melalui layanan perbankan dapat mengembangkan produk dan layanan yang semakin inovatif untuk memberikan kemudahan transaksi, layanan keuangan personal, dan solusi keuangan terintegrasi.

Menurut dia, penggunaan teknologi yang semakin mutakhir dapat meningkatkan pengalaman pengguna dan memperluas aksesibilitas melalui aplikasi seluler. “Hal tersebut dapat mengefisiensikan kinerja perbankan sehingga mengurangi biaya operasional serta biaya transaksi,” katanya.***

Penulis : Chandra
Editor   : Chandra

BERITA POPULER

To Top