Infrastruktur

LBP: Ruas Tol Tebing Tinggi- Sarbelawan Ditargetkan Selesai Desember 2021

JAKARTA, SUARAINVESTOR.COM-Proyek pembangunan jalan tol yang menyambungkan
Parapat ke Kualanamu ini akan meningkatkan akses pembangunan serta kesiapan Danau Toba sebagai daerah Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP).

Adapun ruas yang sedang dikerjakan Tol Tebing Tinggi– Sarbelawan, yang merupakan bagian dari Tol Kuala Tanjung– Tebing Tinggi–Parapat.

Pembangunan tol ini juga akan meningkatkan perekonomian daerah-daerah sekitar karena mudahnya akses yang ada. Diharapkan, jalan tol ini dapat merangkai simpul ekonomi masyarakat sekitar secara keseluruhan,” kata Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko
Marves) Luhut Binsar Pandjaitan di Jakarta, Minggu (14/2/2021).

Menurut Luhut, rencananya tol yang akan dibuka pada akhir Desember 2021 akan menghubungkan sampai ke Pematang Siantar. Sedangkan rencana pembangunan jalur Parapat dan Sibolga diperkirakan akan rampung pada 2024.
“Kita harap pembangunan tol ini mampu mempercepat akses yang ada, demi memutar perekonomian masyarakat,” ujarnya lagi.

Lebih jauh LBP menambahkan keberadaan tol tersebut akan menjadikan jarak tempuh dari Parapat hingga Kualanamu hanya dalam waktu satu setengah hingga dua setengah jam.
“Sejalan dengan itu, akan dibangun pula kawasan-kawasan wisata di sekitar jalan tol yang juga sekaligus memajukan usaha UMKM sekitar,” terangnya lagi.

Diharapkan berbagai kemajuan pembangunan akan segera dirasakan oleh masyarakat sekitar dan Danau Toba akan menjadi salah satu daerah DPSP yang telah memiliki kemajuan yang pesat. “Sangat membanggakan, pembangunan ini agar dilaksanakan dengan rapi, akan merubah tanah ini menjadi penuh harapan untuk dikembangkan ke depannya,” pungkasnya.

Proyek Danau Toba

Sebagai informasi, Luhut Binsar Pandjaitan melakukan kunjungan kerja ke Danau Toba, Sumatera Utara selama dua hari 11-12 Februari 2021. Kunjungan ini meliputi tinjauan ke berbagai fasilitas penunjang pariwisata, seperti pelabuhan, desa wisata, akses jalan tol, dan berbagai pembangunan lainnya.
“Saya ingin lihat perkembangan keseluruhan dari kesiapan Toba sebagai salah satu DPSP,” ungkap Luhut.

Kunjungan di hari pertama dimulai dengan site visit ke Dermaga Porsea untuk melihat progres pembangunan galangan kapal dan mengecek dua unit Bus Air yang akan segera beroperasi.

Selanjutnya, rombongan Menko Marves juga melakukan kunjungan ke Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 3 Balige, yang merupakan SMKN dengan Kejuruan Pariwisata. SMKN ini diharapkan mampu mencetak SDM lokal yang unggul dalam bidang pariwisata untuk mendukung dan pengembangan DPSP Danau Toba.

Berikutnya, kunjungan dilakukan ke Dermaga Balige dan Desa Wisata Lintong Ni Huta. Kunjungan Luhut ke desa wisata tersebut secara spesifik adalah untuk meninjau pembangunan toilet yang telah diselesaikan oleh Pertamina.

“Pembangunan ini dibantu oleh Pertamina. Menjadi hal yang penting untuk membangun fasilitas umum seperti ini supaya calon wisatawan merasa nyaman dan bersih,” lanjutnya.

Pada hari kedua, Menko Luhut melakukan peninjauan ke Pantai Bebas Parapat untuk melihat penataan kawasan atraksi wisata yang sedang dikerjakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Selanjutnya, Menko Marves juga melakukan kunjungan ke calon Creative Hub di Dolok Sipiak.

“Co-working space ini akan jadi pusat bagi UMKM berkumpul dan menjadi poros roda perputaran ekonomi setempat. Di sini kita juga memajukan budaya yang ada karena dapat dipergunakan pula sebagai tempat latihan kesenian masyarakat,” jelas Luhut.

Tempat yang sudah dibangun sejak tahun 2018 ini akan menjadi tempat yang terintegrasi, sebagai tempat beraktivitas dan berkreasi bagi masyarakat setempat. Selanjutnya, dilakukan pula peninjauan pekerjaan rehabilitasi jalan di Pesanggrahan Soekarno.

“Begitu banyak potensi wisata yang ada di Toba. Tidak hanya menyuguhkan keindahan alam, budaya dan adat istiadat disini mampu menjadi daya pikat yang luar biasa bagi wisatawan baik dalam negeri maupun mancanegara,” tuturnya.

Luhut juga sempat singgah di Pulau Samosir melalui Pelabuhan Ajibata sekaligus meninjau pembangunan yang ada.

Berlabuh di Pelabuhan Ambarita, rombongan Menko Luhut bergeser ke Huta Siallagan sebagai pusat budaya adat Batak Toba. Disambut oleh Raja Huta Siallagan dan Kepala Desa setempat, Luhut ingin proses rehabilitasi pusat budaya ini segera diselesaikan oleh Kementerian PUPR.

Perjalanan dilanjutkan dengan kunjungan ke proyek Tano Ponggol. Nantinya, di lokasi ini akan dibangun jembatan layang untuk menyambungkan Pulau Samosir dengan Pulau Sumatera.

“Pembangunan jembatan di Tano Ponggol sudah berjalan lancar. Tinggal dijalankan dan akan selesai dalam waktu 17 bulan kerja sesuai dengan laporan Bupati Samosir yang sudah disampaikan ke saya,” tegas Luhut. ***

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top