Perbankan

Koinworks-BTN Mudahkan Kredit UMKM Sektor Properti

Koinworks-BTN

JAKARTA, SUARAINVESTOR.COM--Pembiayaan kredit Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) pada sektor properti mendapat perhatian besar. Karena itu, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk memperluas kredit dengan menggandeng fintech, Koinworks, agar penyaluran bisa cepat dan tepat sasaran. “Para pengembang ini butuh adanya value chain lainnya, seperti (biaya untuk) membeli bahan materi, bahan bangunan, kusen, dan sebagainya,” kata Direktur Utama BTN, Pahala Nugraha Mansury di Jakarta, Kamis (8/10/2020).

Lebih jauh Pahala menjelaskan BTN telah menyiapkan dana Rp75 miliar. Masing-masing calon debitur bisa mengakses kredit BTN melalui Koinworks hingga Rp 1 miliar. “Sekitar Rp 75 miliar pada tahap ini, merupakan percobaan pertama untuk partnership dengan fintech,” ujarnya.

Adapun calon debitur sektor properti yang dimaksud meliputi, pemasok, kontraktor, dan subkontraktor. Kredit Rp1 miliar tiap debitur bisa diterima dalam kurun waktu 5 hari, dengan syarat memiliki dokumen lengkap.

Menurut Pahala, penyaluran kredit memberikan kesempatan bagi UMKM sektor properti mendapat akses pasar lebih baik. Sebab di proyek KPR bersubsidi misalnya, para developer hingga subkontraktor tidak memiliki modal yang cukup besar seperti developer nasional. “BTN menyediakan principle-nya,” tuturnya.

Sementara itu, CEO dan Co-founder KoinWorks Benedicto Haryono menambahkan, calon debitur bisa memilih tenor standar dalam aplikasi, sekitar 1-3 bulan. Bunga yang ditawarkan pun akan jauh lebih rendah dari bunga fintech yang sebesar 16-22 persen. “Kita bisa tawarkan, kredit kerja sama dari Bank BTN ini, bunganya jauh lebih rendah dari bunga-nya Koinworks,” ungkapnya.

Melalui kemitraan ini, lanjut Pahala, kembali membuktikan bahwa sistem credit scoring yang digunakan oleh KoinWorks dapat membantu perluasan akses penyaluran. Informasi saja, hingga kini Bank BTN telah membina 4.792 debitur UMKM baik di segmen konvensional maupun Syariah. Ribuan debitur tersebut terdiri atas 13 sektor usaha mulai dari real estate, konstruksi, hingga pertanian.

Per Agustus 2020, emiten bersandi saham BBTN ini telah menyalurkan kredit ke sektor Small Medium Enterprises (SME) sekitar Rp1,9 triliun. Posisi tersebut naik 18,19 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) dari Rp 1,63 triliun di bulan yang sama tahun lalu. ***

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top