Market

Isu LPG 3 Kg Naik, DPR Desak Pertamina Tertibkan Agen dan Pangkalan Nakal

Isu LPG 3 Kg Naik, DPR Desak Pertamina Tertibkan Agen dan Pangkalan Nakal
Anggota Komisi VII DPR Sartono Hutomo Saat Rapat Kerja Dengan Menteri ESDM/Sumber Foto: Dokumentasi Pribadi

JAKARTA, SUARAINVESTOR.COM –Wacana pemerintah menaikkan harga LPG 3 Kg dan tarif listrik untuk golongan pelanggan non subsidi pada 2022 mendapat kritik keras DPR.

Salah satu alasannya, kenaikan biaya energi  akibat semakin meningkatnya harga komoditas, seperti minyak mentah dan gas. “Kalau di lapangan ternyata ada kenaikkan harga LPG 3 Kg, maka saya minta agen dan pangkalan yang terbukti nakal harus ditertibkan,” kata Anggota Komisi VII DPR RI Sartono Hutomo kepada suarainvestor.com di Jakarta, Selasa (11/01/2022).

Lebih jauh Sartono menjelaskan bahwa sejauh ini Penugasan PSO ke PT. Pertamina oleh negara belum berubah. Artinya struktur harga juga seharusnya tidak boleh sepihak oleh PT. Pertamina dinaikkan sendiri.

“Sejak isu ini bergulir kami sudah minta tanggapan ke PT. Pertamina, jawaban Pihak PT. Pertamina untuk  harga LPG 3kg tidak akan naik,” tegasnya

Politisi Partai Demokrat ini menambahkan apabila harga LPG naik, maka DPR siap mempertayakan hal itu kepada PT. Pertamaina.

“Kalau di lapangan terjadi kenaikan maka, saya mendorong PT. Pertamina secepatnya untuk  melakukan operasi pasar ,” ungkapnya.

Sebelumnya, PT Pertamina (Peresero) selaku badan usaha niaga resmi menaikkan harga LPG non subsidi di antara kisaran Rp1.600 hingga Rp2.600 per kilo gram (kg), disesuaikan kondisi daerah pada akhir 2021.

Melalui Pertamina Call Centre 135, diketahui bahwa misalnya, untuk harga LPG tabung 12 kg senilai Rp163 ribu atau Rp13.584 per kg untuk wilayah Jakarta tepatnya Jakarta Selatan.

Untuk wilayah Depok misalnya juga sama atau LPG tabung 12 kg senilai Rp 163 ribu.

Sementara itu, untuk di wilayah yang sama, harga LPG tabung 5,5 kg dibanderol senilai Rp 76 ribu atau Rp 13.900 per kg. ***

Penulis   :  Iwan Damiri
Editor     :  Kamsari

Print Friendly, PDF & Email

BERITA POPULER

To Top