Nasional

HUT ke 18 PSBI, Gibran Akui Senasib Dengan Effendi Simbolon

HUT ke 18 PSBI, Gibran Akui Senasib Dengan Effendi Simbolon
Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka bersama Ketua Umum PSBI, Effendi Simbolon/foto: John

JAKARTA, SUARAINVESTOR.COM—Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka menghadiri acara perayaan HUT ke-18 Punguan Simbolon Dohot Boruna Indonesia (PSBI) atau persatuan warga Batak bermarga Simbolon hari ini, Senin (7/7/2025). Kehadiran Gibran mendapat sambutan hangat dari ratusan hadirin sejak kedatangan hingga meninggalkan tempat acara yang digelar di Kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan. Tak heran kalau para “Inang-inang” dan panitia pun antusias untuk sekadar berswafoto dengan mantan wali kota Solo tersebut.

Dalam rangkaian acara yang bersamaan dengan Rapat Kerja Nasional (Rakennas) PSBI itu Gibran tak lupa mengunjungi sebuah stand kerajinan daerah asal Sumatera Utara, Rumah Batak didampingi Ketua Umum PSBI, Effendi Simbolon beserta isteri. Aneka ulos dan kerajinan lainnya terpajang di stand bernuansa merah yang berlokasi tak jauh dari tempat acara indoor tersebut.

Keakraban Effendi dengan Gibran yang mendapat pengawalan cukup ketat terlihat sejak awal acara hingga mengantarkan sang wakil presiden bersama para warga Simbolon lainnya sampai keberangkatan kembali ke Istana.

Menariknya, dalam sambutanya Gibran tak lupa melontarkan candaan untuk Effendi, mantan politisi PDI Perjuangan, sehingga membuat para hadiri tertawa. Maklum, Gibran kembali mengungkit masa lalu mereka berdua ketika sama-sama berjuang di PDI Perjuangan pimpinan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri.

Gibran mengatakan, Effendi berkorban begitu besar karena sampai dipecat dari PDI-P. Pemecatan itu, lanjutnya, gara-gara ikut visi, misi, dan program Presiden RI Prabowo Subianto. “Ya karena pengorbanan Pak Ketua ini sungguh besar ya sampai dipecat. Mau enggak mau harus dukung program dari Pak Presiden,” ujar Gibran dalam sambutannya yang disambut tawa para hadirin.

Gibran kemudian berkelakar bahwa dirinya juga bernasib sama dengan Effendi karena sama-sama dipecat dari PDI-P. “Kok bisa berurutan gitu ya (dipecat),” kelakar Gibran yang kembali disambut tawa dari para anggota PSBI. Hanya saja putra mantan Presiden Joko Widodo itu mengaku tidak masalah dipecat dari PDI-P dan kini fokus untuk melancarkan program Prabowo. Gibran pun meminta Effendi Simbolon juga menempuh jalan yang sama seperti dirinya. “Tidak apa-apa, kita harus move on. Pilpres sudah selesai. Jangan sampai ada gesekan-gesekan di internal keluarga besar Simbolon, Pak Ketua,” kata Gibran.

Menurut Gibran, proses Pemilu 2024 sudah tak perlu lagi diungkit. Sebelumnya, PDI-P memutuskan untuk memecat Effendi Simbolon terhitung sejak surat diterbitkan pada 28 November 2024.

Sementara itu, terkait kiprah PSBI, lebih jauh Effendi mengatakan bahwa pengakuan terhadap masyarakat adat seharusnya tidak berhenti pada aspek ekonomi semata, tapi harus menyentuh akar budaya dan sejarah. “Kami berharap, masyarakat adat tidak dijadikan alat politik. Biarlah kami tetap menjadi penjaga nilai-nilai budaya,” ungkapnya.

Adapun PSBI baru-baru ini melakukan giat renungan suci dan ziarah nasional di Taman Makam Pahlawan Kalibata. Momen ini menjadi ungkapan penghormatan kepada para leluhur sekaligus pengingat akan pentingnya nilai-nilai kearifan lokal dalam membentuk jati diri bangsa. “Organisasi ini tidak disatukan oleh partai politik, tetapi oleh kekerabatan. Inilah yang disebut local wisdom, akar dari kepribadian bangsa Indonesia yang sesungguhnya,” ujar Effendi.

Melalui perayaan ini, Effendi berharap PSBI ingin terus menjaga warisan budaya dan menjadikannya sebagai kekuatan moral dalam menghadapi masa depan. Kearifan lokal yang dijaga lintas generasi diharapkan tetap hidup dan relevan ditengah tantangan zaman.***

Penulis  : John Andhi Oktaveri
Editor    : John Andhi Oktaveri

BERITA POPULER

To Top