Pertanian

Dua Tahun Impor Beras, Slamet: Tata Kelola Pangan Buruk Selama 5 Tahun

Dua Tahun Impor Beras, Slamet: Tata Kelola Pangan Buruk Selama 5 Tahun
Komoditi beras/Foto: Dok Suarainvestor

JAKARTA, SUARAINVESTOR.COM-Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Slamet, mengecam kebijakan pemerintah terkait impor beras sepanjang 2023 dan rencana impor beras untuk  2024.

Menurut Slamet, kebijakan Impor selama dua tahun ini, yakni tahun 2023 sebanyak 3 Juta Ton dan rencana Impor untuk tahun 2024 sebanyak 3.6 Juta Ton merupakan kebijakan impor beras terbesar sepanjang sejarah Indonesia. “Tahun 2023 pemerintah telah mengimpor 3 Juta Ton lebih. Dan pada tahun ini pemerintah kembali berencana mengimpor beras sebanyak 3.6 Juta Ton. Artinya, dalam dua tahun ini pemerintah akan memecahkan impor tertinggi sepanjang sejarah,” kata Slamet saat Rapat pariurna di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (14/5/2024).

Slamet menilai bahwa kebijakan impor yang fantastis ini disebabkan karena pemerintah tidak mampu membenahi tata kelola pangan di Indonesia. “Ini merupakan dampak dari buruknya tata kelola pangan selama 5 tahun ini, akan tetapi, alih-alih merekonstruksi tata pangan. Pemerintah malah terus membuat kebijakan yang jauh dari nilai-nilai kedaulatan dan kemandirian pangan,” kata Slamet.

“Dalam konteks pertanian, (kebijakan pemerintah) semakin tidak jelas arah dan tujuannya. Padahal ketahanan pangan merupakan nawacita yang dijanjikan presiden Joko Widodo,” sambung slamet.***

Penulis   :   Budiana

Editor     :   Budiana

Print Friendly, PDF & Email

BERITA POPULER

To Top