Nasional

DPP GABEMA Tapanuli Tengah – Sibolga “Mangupa Upa” Arif Rahmansyah Marbun Sebagai Staf Khusus Wakil Presiden

DPP GABEMA Tapanuli Tengah - Sibolga “Mangupa Upa” Arif Rahmansyah Marbun Sebagai Staf Khusus Wakil Presiden
Arif (berpeci) berfoto dengan pengurus DPP GABEMA Tapanuli Tengah - Sibolga/foto anjasmara

JAKARTA, SUARAINVESTOR.COM — Pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) GABEMA Tapanuli Tengah – Sibolga beserta para perantau asal Tapanuli Tengah dan Sibolga mangupa upa Arif Rahmansyah Marbun atas pengangkatannya sebagai Staf Khusus Wakil Presiden RI.

Penjabat Ketua Umum DPP GABEMA Tapanuli Tengah – Sibolga Masriadi Pasaribu, Sekretaris Jenderal Masnur Pohan, Bendahara Umum Hendry Kurniawan bersama pengurus lain dan perantau asal Tapanuli Tengah – Sibolga mangupa upa putera Sibolga tersebut sebagai ungkapan doa beriring nasihat.

Masriadi menjelaskan, GABEMA Tapanuli Tengah – Sibolga mengharapkan peran Arif yang semakin berkontribusi untuk percepatan pembangunan Tapanuli Tengah – Sibolga, terutama Barus “kota batuah” sebagai pintu masuk Islam di Nusantara sejak abad ke-6. Apalagi, selain sebagai Staf Khusus Wakil Presiden, Arif memangku sejumlah jabatan seperti Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Rais Aam Forum Santri Nusantara (FSN), dan Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Jam’iyah Batak Muslim Indonesia (JBMI).

Dia menambahkan, acara mangupa upa dipilih sebagai kekayaan tradisi Batak yang masih dijaga kelestariannya oleh masyarakat Sumatera Utara di wilayah pesisir. Melalui tradisi mangupa upa terkandung makna bahwa masyarakat Tapanuli Tengah – Sibolga, sanak saudara, dan keluarga besar mengirimkan doa agar Arif sukses mengemban amanah.

Acara mangupa upa Arif terselenggara sederhana sembari menikmati kuliner khas Timur Tengah di Aljazeerah Restaurant & Function Hall Jl Cipinang Cempedak I No 29, Kecamatan Jatinegara, Jakarta, Selasa (13/12/2022).

Dalam acara tersebut, sesepuh GABEMA Tapanuli Tengah – Sibolga yang juga profesor pemikiran Islam di Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Muhammad Yunan Yusuf, memberikan petuah. Dia mengingatkan, Barus sebagai pintu masuk Islam di Nusantara sejak abad ke-6. Buktinya ialah di atas bukit seluas 3 hektar terdapat sejumlah makam ulama besar asal Timur Tengah. Satu nisan dalam kompleks Makam Mahligai itu bertanggal 48 Hijriyah atau 661 Masehi.

Karena itu, tanggal 25 Maret 2017 Presiden Jokowi meresmikan Tugu Titik Nol Peradaban Islam di Nusantara di pinggir pantai Barus. “Kita sebagai perantau asal Tapanuli Tengah dan Sibolga memiliki tugas mengangkat ‘batang tarandam’ Barus ‘kota batuah’. Selamat kepada ananda Arif. Semoga sukses mengemban amanah,” tegas lelaki kelahiran Pasar Sorkam, Tapanuli Tengah, yang juga Ketua Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Barus itu.

Arif mengucapkan terimakasih atas dukungan beserta doa keluarga besar GABEMA Tapanuli Tengah – Sibolga. “Terimakasih atas dukungan keluarga besar GABEMA. Doakan saya agar amanah dalam tugas ini.” Seperti prosesi syukuran atau selamatan, kedua orang tua, yakni Syahril Alil Marbun dan Nurmala Tanjung, turut serta mendampingi Arif.

Keluarga besar Hikma Fansuri Barus, Yayasan Badan Warisan Soematra (YBWS), Pengajian Masyarakat Sibolga dan Sekitarnya (PMSS), Sibolga – Tapanuli Tengah Bersatu (STTB), Jam’iyah Batak Muslim Indonesia (JBMI), Pengurus Pusat Perkumpulan Batak Muslim juga memberikan dukungan beserta doa kepada Arif.

Penulis: M Arpas

Editor: Budiana

BERITA POPULER

To Top