JAKARTA, SUARAINVESTOR.COM–Badan Pangan Nasional (Bapanas) berkomitmen terus menjaga ketersediaan kebutuhan pokok (sembako) masyarakat lewat Gerakan Pangan Murah (GPM). Kali ini GPM bekerjasama dengan Yayasan 98 Peduli menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) untuk warga DKI Jakarta dan sekitarnya.
Acara ini berlangsung di Museum Taman Benyamin Sueb di Jatinegara Jakarta Timur, juga melibatkan belasan Mitra dan UMKM binaan Badan Pangan Nasional, Jumat (24/5/2024).
Direktur Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan Badan Pangan Nasional, Maino Dwi Hartono, S.TP., M.P menjelaskan kegiatan GPM ini tidak hanya digelar pada saat terjadinya kenaikan harga sejumlah komoditas pangan atau sembako namun dalam kondisi normal pun digelar dengan sasaran daerah-daerah yang memang membutuhkan penambahan pasokan sembako akibat adanya peningkatan kebutuhan masyarakat. “Jadi GPM ini bukan hanya hadir disaat sembako naik harganya, daerah yang memerlukan tambahan pasokan sembako sesuai kebutuhan masyarakat pun bisa digelar, seperti saat ini,” ujar Maino usai membuka Gerakan Pangan Murah di Museum Taman Benyamin Sueb di Jakarta Timur, Jumat (24/5/2024) pagi tadi.
Prinsipnya, ungkap Maino, GPM ini diselenggarakan sebagai bentuk kehadiran Pemerintah menyediakan dan terjaminnya pasokan sembako bagi masyarakat dengan kualitas yang terjamin dan harga dibawah pasar. Sehingga mampu memenuhi kebutuhan masyarakat secara luas.
“GPM hadir untuk memastikan terpenuhinya kebutuhan sembako masyarakat dibawah harga pasar. Sehingga masyarakat dapat memenuhi kebutuhan sembakonya,” ujar Maino.
Adapun sembako yang menjadi fokus GPM sesuai amanat perpres nomor 66 tahun 2021 yaitu Beras, Bawang Putih, Bawang Merah, Cabai, Daging, Telur, Minyak goreng, Gula.
Ia menekankan, untuk dapat menyediakan sembako murah ini atau dibawah harga pasar, GPM bekerjasama langsung dengan berbagai Perusahaan atau produsen pangan sembako dalam negari.
Lebih lanjut Maino menjelaskan, dalam operasional kegiatan GPM ini telah melibatkan seluruh Pemerintahan Daerah yang ada dan UMKM-UMKM binaan Badan Pangan Nasional. Dimana operasi GPM ini hampir dilakukan setiap hari digelar di sejumlah daerah, sesuai kebutuhan masyarakat setempat.
“ Kami hampir setiap hari ada GPM ini. Prinsipnya dimana daerah-daerah ada indikasi gejolak harga sembako, bersama Pemerintah daerah kemudian menggelar GPM ini,” paparnya.
“Ini untuk menunjukan bahwa Pemerintah hadir dan masyarakat tidak perlu khawatir akan kebutuhan sembako dengan harga murah disediakan oleh Pemerintah,” pungkasnya.***
Penulis : Budiana
Editor : Budiana








