Nasional

Diskusi Forum Legislasi dengan Tema “Menakar Urgensi Revisi Undang Undang Lalu lintas dan Angkutan Jalan”

Diskusi Forum Legislasi dengan Tema “Menakar Urgensi Revisi Undang Undang Lalu lintas dan Angkutan Jalan”

JAKARTA,SUARAINVESTOR.COM – Anggota Komisi V Fraksi PPP DPR RI, Muhammad Aras, Sekjen Masyarakat Transportasi Indonesia, Haris Muhammadun (tengah), Praktisi Media John Andi Oktaveri dan Moderator Achmad Munif anggota KWP tampil sebagai pembicara dalam acara diskusi Forum Legislasi dengan Tema “Menakar Urgensi Revisi Undang Undang Lalu lintas dan Angkutan Jalan” yang dilaksanakan di Ruang PPID Gedung Nusantara I Komplek Parlemen Senayan Jakarta. Selasa (14/5/2024).

Muhammad Aras ,anggota komisi V DPR RI dari Fraksi PPP mengatakan, terkait dengan revisi undang-undang lalu lintas dan angkutan jalan, sebenarnya ini adalah salah satunya usulan yang dilakukan oleh teman-teman komisi 5 untuk dibahas di masa anggota DPR periode 2019-2024. tetapi karena suatu data tidak ada kesepahaman dan kesepakatan antara anggota DPR dengan pemerintah sehingga ini tertunda, ya kita masih menunggu kesiapan dari teman-teman pemerintah untuk menyiapkan seluruh materi, hal-hal yang terkait dengan undang-undang .

Diskusi Forum Legislasi dengan Tema “Menakar Urgensi Revisi Undang Undang Lalu lintas dan Angkutan Jalan” Diskusi Forum Legislasi dengan Tema “Menakar Urgensi Revisi Undang Undang Lalu lintas dan Angkutan Jalan” Diskusi Forum Legislasi dengan Tema “Menakar Urgensi Revisi Undang Undang Lalu lintas dan Angkutan Jalan” Diskusi Forum Legislasi dengan Tema “Menakar Urgensi Revisi Undang Undang Lalu lintas dan Angkutan Jalan” Diskusi Forum Legislasi dengan Tema “Menakar Urgensi Revisi Undang Undang Lalu lintas dan Angkutan Jalan” Diskusi Forum Legislasi dengan Tema “Menakar Urgensi Revisi Undang Undang Lalu lintas dan Angkutan Jalan” Diskusi Forum Legislasi dengan Tema “Menakar Urgensi Revisi Undang Undang Lalu lintas dan Angkutan Jalan”

 

Penulis : Anjasmara.

Editor   :Chandra.

Print Friendly, PDF & Email

BERITA POPULER

To Top