Investasi

Yaman Ajak Investor Indonesia Tanamkan Modalnya

JAKARTA – Menteri Koordinator Perekonomian mengatakan pertemuan bilateral antara Presiden Joko Widodo dengan Presiden Yaman Abd-Rabbu Mansour Hadi usai konferensi KTT IORA pada Selasa (7/3/2017), terungkap bahwa negara yang sebelumnya dilanda perang tersebut meminta bantuan dan kerja sama dari pemerintah Indonesia untuk membangun kembali negaranya.

Untuk itu, pengusaha-pengusaha Indonesia diundang untuk berinvestasi di Yaman. “Presiden meminta perhatian pemerintah Yaman agar mahasiswa-mahasiswa Indonesia yang masih tertinggal di sana mendapatkan jaminan keamanan dan bisa kembali ke Indonesia,” kata Darmin Nasution dalam rilis yang diterima di Jakarta, Rabu (8/3/2017).

Permintaan Presiden Yaman karena banyak investor Indonesia yang hengkang setelah terjadi konflik di negara Timur Tengah itu. Tadinya ada 2.600 yang pulang, tapi ada 600 yang tinggal. Anda pasti ingat nama kotanya, Salalah, ada di sana,” kata Darmin.

Sementara itu mengenai, Pertemuan Presiden Jokowi dengan Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif, menghasilkan kepastian realisasi kerja sama yang telah disepakati sebelumnya seperti pengelolaan ladang minyak Iran oleh Indonesia.

“Mereka datang ke sini dan mengingatkan bahwa mereka siap untuk merealisasikan kerjasama dengan kita baik mengenai ladang minyak yang dipegang Pertamina di sana,” kata Darmin.

Dalam pertemuan tersebut, Menlu Iran meminta kepada Presiden Jokowi agar sistem pembayaran yang dilakukan kedua negara selama ini dapat diubah yaitu tanpa menggunakan negara ketiga.

“Mereka juga menginginkan supaya ada sistem banking yang langsung. Tidak melalui negara ketiga seperti yang terjadi sekarang supaya bisa lebih cepat,” kata Darmin.

Tidak ketinggalan pertemuan juga membicarakan kerjasama di bidang kelistrikan yang rencananya akan menggandeng PLN.

“Mereka punya potensi besar di bidang kelistrikan itu untuk bekerja sama dengan PLN, kemudian dengan Pertamina, impor crude oil dan gas, tapi bukan impor jangka panjang, baru secara sporadis,” ungkap Darmin.(har/TKP)

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top