Industri & Perdagangan

Workshop UTU dan Pemkab Aceh Selatan, Prof. Dr. Jasman: Penguatan BUMG Harus Bersinergi dengan Badan Usaha Lain

LABUHANHAJI BARAT, SUARAINVESTOR.COM- Universitas Teuku Umar (UTU) Meulaboh Aceh Barat berkerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan mengelar workshop penguatan kelembagaan bagi pengelola BUMG berbasis kemitraan usaha.

Kegiatan tersebut dihadiri dan dibuka lansung oleh Rektor UTU Prof. Dr. Jasman J. Ma’ruf, SE, MBA, turut hadir Kepala DPMG Aceh Selatan Agustinur, SH, Camat Said Suhardi serta menghadirkan pamateri Dosen Fakultas Ekonomi UTU, Arisman,SE MSi dan Dewi Sartika, SE M.Sc,yang berlangsung dikantor Camat Labuhanhaji Barat, Jumat (20/8/2021).

Prof. Dr. Jasman J. Ma’ruf dalam arahannya mengatakan penguatan Badan Usaha Milik Gampong (BUMG) harus mampu bersinergi dan bermitra dengan badan usaha lainnya.

“Daerah kita mempunyai potensi besar, seiring pesat teknologi dan kemajuan dalam segala aspek bidang. Maka desa melalui BUMG harus mempunyai dan mengusai ekonomi dengan melihat potensi dan peluang yang ada,” ujarnya.

Menurutnya, dana desa setiap tahunnya tidak sedikit dikuncurkan ke BUMDes. Karena itu langkah awal penguatan struktur BUMG, harud dilakukan melalui penggalian potensi gampong yang bisa dikembangkan agar menciptakan produk-produk untuk dapat dipasarkan.

Selain itu, sambung Prof. Dr Jasman, dalam mengelola BUMG juga harus serius dan mampu mengimplementasikan rencana kerja yang telah disusun dan kebijakan yang dirumuskan. Sehingga semakin BUMG dapat berkembang dan maju.

“Silahkan bersaing supaya menjadi inspirasi bagi BUMG lainnya. Oleh demikian mari jalin kekompakan untuk fokus memajukan BUMG yang mandiri, sebagai modal utama adalah keinginan untuk sukses,” ucapnya.


Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (PMG) Aceh Selatan Agustinur, SH sedang memberikan sambutan alam Workshop Universitas Teuku Umar (UTU) berkerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan dengan tema “Penguatan Kelembagaan bagi Pengelola BUMG Berbasis Kemitraan Usaha” di Kantor Camat Labuhanhaji Barat, Jumat (20/8/2021). (Foto: Naidy/suarainvestor.com)

Sementara pada kesempatan itu, Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (PMG) Aceh Selatan Agustinur,SH mengucapkan terima kasih kepada Rektor UTU dan Dosen Fakultas Ekonomi UTU telah mengadakan Workshop Penguatan Kelembagaan BUMG. “Kami sangat mengapresiasi dan ucapkan terima kasih,” kata Agustinur.

Momentum Undang-Undang Desa No 6 Tahun 2014 dapat membawa harapan baru bagi keberlansungan dan kemajuan desa. “Pergunakan hak asal usul desa dengan melakukan penguatan sektor lembaga BUMG, agar kedepan terwujudnya gampong yang mandiri,” tegasnya.

Berdasarkan PP No 11 Tahun 2021, menurut Agustinur, BUMDes telah terlahir dengan berbadan hukum, maka sudah wajib untuk bermitra dengan lembaga atau badan usaha lainnya. Dengan cacatan terdaftar di Kementerian Desa.

“Pergunakan dana desa semaksimalnya dan laporan keuangan BUMG tetap transparan dan jelas pertanggungjawab,” pesan Agustinur.

Ia berharap melalui BUMG fungsi pemberdayaan harus menonjol dan tetap terkontrol demi meningkatkan pendapatan desa. Agistinur juga berharap seluruh BUMG yang ada di 260 desa di Aceh Selatan telah terbentuk dan terdaftar di Kemendes. “Agar anggaran yang dikuncurkan termanfaat sesuai kebutuhan desa itu sendiri,” tegas Agustinur.(Naidy)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top