Industri & Perdagangan

Wisatawan Surabaya Doyan Belanja Di Thamrin City

JAKARTA-Wisatawan lokal khususnya asal Surabaya ternyata telah lama menjadikan Thamrin City sebagai lokasi wisata belanja. Trade Mall tersebut sangat favorit sebagai lokasi wisata belanja. Grup Agung Podomoro ini menargetkan sekitar 250.000 wisatawan bisa berkunjung sampai akhir 2017.

Ketika ditemui di Thamrin City, Syahrul pengemudi Bis Wisata Blue Star mengaku sangat sering mengantar rombongan Tour Wisata Belanja dari daerah-daerah dengan tujuan belanja batik, busana muslim dan kebutuhan fashion lainnya. “Dalam sebulan bisa 7 sampai 10 kali kami datang mengantar rombongan tour wisata belanja ke Thamrin City dan umumnya ibu-ibu arisan, perkumpulan pengajian, group-group sosial, komunitas-komunitas yang senang belanja batik, busana muslim dan lainnya,” ujarnya kepada wartawan di Jakarta, Rabu (13/12/2017)

Menurut Syahrul, umumnya rombongan wisatawan belanja yang menggunakan travel bus yang wisatawannya berasal dari Bandung, Bali, Surabaya, Makassar, Padang, lampung, Medan, Balikpapan, Banjarmasin bahkan dari Papuapun ada. “Tidak dipungkiri kalau Thamrin City ini sudah dikenal sebagai tujuan berbelanja , dan wisata belanja yang digemari oleh wisatawan yang datang ke Jakarta ,” katanya.

Musim kunjungan wisata belanja yang ramai, lanjut Syahrul, biasanya menjelang mendekati bulan puasa dan musim liburan sekolah. “Wisatawan senang belanja ke sini, karena lokasi mall strategis di tengah kota, akses jalannya mudah dan parkir bus wisata lokasinya tidak jauh dari pintu mall Thamrin City,” ungkapnya.

Syahrul mengaku senang mengantar wisatawan berbelanja ke Thamrin City karena pelayanan yang ramah dari pengelola Thamrin City. “Pengelola Thamrin City memberikan pelayanan yang baik dan informasi yang lengkap,” tukasnya.

Wisatawan yang datang berbelanja mengakui keberadaan Thamrin City sebagai tujuan wisata belanja yang menyenangkan. Karena semua kebutuhan yang diperlukan bisa didapatkan dalam satu tempat saja. Bahkan tidak perlu berpindah-pindah mall atau tempat belanja lainnya, semua ada disini. Bahkan bila harus bermalam, tersedia pula penginapan hotel Amaris dengan harga kompetitif. “Kami senang belanja di Thamrin City karena tidak berdesak-desakan. Fasilitas pendukung seperti escalator dan lift lengkap, serta fasilitas perbankan seperti ATM yang lengkap dan mudah untuk menjangkaunya, selain itu mesin ATM-nya berada berada disetiap lantai,” kata Ratnawati, seorang pengunjung yang berasal dari Surabaya.

Ratnawati mengaku sering ke Thamrin City bersama teman-teman arisannya dan membeli keperluan busana muslim dan Batik. “ Barang-barang yang dijual disini kualitasnya bagus dan harganya tidak terlalu mahal, Sekarang malah sudah makin lengkap dengan asesoris-asesoris busana yang ada dimana-mana, seperti di Grand Hall dan di Ladies Market”ujarnya.

Disamping itu, lanjut Ratnawati, keberadaan Thamrin City sebagai pusat busana muslim dan batik sudah dikenal dan aksesnya mudah untuk berbelanja di Thamrin City. “Lokasi Mall nya tidak jauh dari keramaian pusat kota Jakarta sehingga memudahkan kami untuk berbelanja,” katanya.

Ratnawati menilai pelayanan informasi belanja di Thamrin City sangat membantu para wisatawan yang berbelanja. “ Hampir di setiap lantai dilengkapi petunjuk arah dan informasi lokasi belanja yang mudah didapatkan,”tukasnya.

Adanya peningkatan kunjungan wisata belanja yang signifikan juga diakui pihak pengelola Trade Mall Thamrin City. “Dari tahun ke tahun, wisatawan yang datang dengan menggunakan travel-travel wisata untuk berwisata belanja selalu mengalami peningkatan,” ujar General Manager Operasional Thamrin City Adi Adnyana.

Menurut Adi Adnyana, pada 2016 yang lalu travel wisata yang datang ke Thamrin City mencapai 8.000-an unit bus travel, dan wisatawan yang datang untuk wisata belanja mencapai 250.000 wisatawan. Sementara tahun ini, sampai dengan bulan November sudah mencapai 7.400-an unit bus travel dan wisatawan mencapai 215.744 wisatawan.

Dikatakan Adi, wisatawan asing yang datang berbelanja kebanyakan dari Malaysia, Singapura, India, Banglades, Brunai, Jepang, Srilanka , “Ada lebih dari 40 negara asal wisatawan yang sudah datang berbelanja di Thamrin City,” ujarnya lagi

Sedangkan wisatawan lokal yang datang ke Thamrin City, lanjutnya, berasal dari Bandung, Kalimantan, Makasar, Lampung, Padang, Surabaya, kota – kota lain yang ada di Indonesia. Tahun lalu mencapai 222.100 wisatawan lokal. ***

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BERITA POPULER

To Top