Industri & Perdagangan

Warga Kecewa Tagihan Listrik Melonjak, Mukhtarudin Minta PLN Transparan

Warga Kecewa Tagihan Listrik Melonjak, Mukhtarudin Minta PLN Transparan

JAKARTA, SUARAINVESTOR.COM-Persoalan tagihan listrik yang melonjak menjadi perhatian DPR. Banyak warga mengeluhkan tiba-tiba saja tagihan listrik meroket, sehingga ada yang menduga PLN menaikkan tarif listrik.  “Lonjakan tagihan listrik itu praktis membuat beban masyarakat kian berat di saat tekanan ekonomi akibat pandemi covid-19,” kata anggota Komisi VI DPR Mukhtarudin saat rapat dengan Menteri BUMN (virtual) di di Jakarta, Rabu (10/6/2020).

Dalam kesempatan itu, anggota Komisi VI DPR Fraksi Partai Golkar, Mukhtarudin meminta agar PLN menindaklanjuti keluhan masyarakat perihal lonjakan tagihan tarif listrik pada bulan Mei.

Legislator Golkar dari Dapil Kalteng ini meminta agar PLN transparansi dalam pencatatan tagihan. Dia meminta agar akuntabilitas serta akurasi menjadi perhatian PLN agar dapat memperoleh kepercayaan masyarakat.”Jadi bagaimana akuntabilitasnya, ketepatan dan keakurasian penghitungan tarif di PLN ini agar menjadi perhatian pak menteri dan sekaligus memberi catatan ke PLN,” ungkapnya.

Sebelumnya PT PLN (Persero) dikabarkan telah mengeluarkan skema terkait penghitungan tagihan listrik di bulan Juni. Masyarakat diperbolehkan mencicil pembayaran tagihan listrik hingga tiga bulan apabila mengalami lonjakan tagihan sebesar lebih dari 20 persen.

Komisi VI DPR minta PLN menjelaskan secara gamblang ke masyarakat terkait kenaikan tarif listrik tersebut. Komunikasi yang baik antara PLN dan masyarakat perlu dilakukan hingga ke petugas PLN yang paling bawah untuk disampaikan ke pelanggan langsung penyebab melonjaknya tagihan listrik tersebut. ***

Print Friendly, PDF & Email
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

BERITA POPULER

To Top